Iklan

Tragis, wisatawan asal Serang tewas tenggelam di Curug Goong Pandeglang saat menyelamatkan anaknya. Korban ditemukan meninggal setelah terseret arus.

Rabu, 25 Maret 2026, Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:27Z




PANDEGLANG, KONTAK BANTEN – Peristiwa memilukan terjadi di objek wisata alam Curug Goong, Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Rabu (25/3/2026) siang. Seorang wisatawan asal Kabupaten Serang dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat berusaha menyelamatkan anaknya yang terpeleset di area curug.

Korban diketahui bernama Fery (34), warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. Ia diduga terseret arus deras saat mencoba menolong anaknya yang berada di sekitar aliran air terjun.

Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan laporan pertama diterima pihaknya pada pukul 14.35 WIB dari Balawista Carita.

“Betul, kami menerima informasi kejadian kecelakaan tenggelam di Curug Goong pada siang hari,” ujar Rizky.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban tengah beraktivitas di lokasi wisata bersama keluarga dan rekannya. Saat itu, korban diketahui sempat berenang di area curug yang memiliki arus cukup deras.

Namun situasi berubah ketika anak korban terpeleset di sekitar aliran air. Melihat kondisi tersebut, korban spontan berusaha memberikan pertolongan.

“Korban diduga terseret arus saat mencoba menyelamatkan anaknya,” kata Rizky.

Upaya penyelamatan yang dilakukan korban justru berujung petaka. Arus air yang cukup kuat membuat korban kehilangan kendali hingga akhirnya tenggelam dan hilang dari permukaan.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Setelah menerima laporan, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Pandeglang langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian. Tim dilengkapi dengan kendaraan rescue serta peralatan SAR air untuk melakukan pencarian.

Operasi pencarian dilakukan dalam kondisi cuaca berawan dan melibatkan unsur SAR gabungan, termasuk kepolisian dan relawan setempat. Proses pencarian sempat terkendala oleh kondisi arus dan kontur bebatuan di sekitar curug yang cukup licin dan berbahaya.

Beberapa jam setelah pencarian dilakukan, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Kapolsek Mandalawangi, AKP Darwin, menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Kronologisnya, korban melihat anaknya terpeleset, lalu berusaha menyelamatkan. Anaknya berhasil selamat, namun korban terbawa arus hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia,” ungkap Darwin.

Korban Dievakuasi ke Puskesmas

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke Puskesmas Mandalawangi untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Serang.

Suasana haru menyelimuti proses evakuasi. Keluarga korban yang berada di lokasi tidak kuasa menahan tangis atas kejadian tragis tersebut.

Lokasi Wisata Sementara Ditutup

Pasca kejadian, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Area wisata Curug Goong untuk sementara ditutup guna kepentingan penyelidikan dan menghindari risiko kejadian serupa.

“Untuk pembukaan kembali lokasi, itu menjadi kewenangan Sat Reskrim Polres Pandeglang,” tambah Darwin.

Imbauan Keselamatan Wisata

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat berwisata di alam terbuka, terutama di kawasan air terjun yang memiliki arus deras dan kontur berbahaya.

Pengunjung diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan, tidak berenang di area berisiko, serta mengawasi anak-anak dengan ketat saat berada di lokasi wisata air.

Kejadian ini juga menegaskan bahwa faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas wisata, guna mencegah terulangnya insiden serupa di kemudian hari.

Komentar

Tampilkan

  • Tragis, wisatawan asal Serang tewas tenggelam di Curug Goong Pandeglang saat menyelamatkan anaknya. Korban ditemukan meninggal setelah terseret arus.
  • 0

Terkini

Topik Populer