SERANG KONTAK BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni memilih bertemu lebih dulu dengan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (31/3/2026), menyusul konflik internal di Pemerintah Kabupaten Lebak. Pertemuan berlangsung singkat tanpa kehadiran Wakil Bupati Amir Hamzah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menyampaikan bahwa Amir Hamzah belum hadir dalam pertemuan tersebut dan kemungkinan akan dijadwalkan dalam agenda terpisah.
“Pak Amir belum ada info, tapi semua pasti dikomunikasikan. Gubernur punya kewenangan membina kepala daerah,” ujar Deden.
Klarifikasi dan Upaya Redam Konflik
Dalam pertemuan itu, Gubernur Andra Soni meminta klarifikasi langsung dari Hasbi Jayabaya terkait kronologi konflik yang terjadi. Pemprov Banten juga mendorong semua pihak untuk menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif.
“Gubernur ingin semua di Banten tetap baik,” tambah Deden.
Dikhawatirkan Ganggu Pelayanan Publik
Pemprov Banten menilai konflik di level pimpinan daerah berpotensi berdampak pada kinerja birokrasi dan pelayanan publik. Perseteruan yang berkepanjangan dikhawatirkan menghambat jalannya program pemerintahan.
“Kalau kepala daerah terus berkonflik, pelayanan ke masyarakat bisa ikut terganggu,” tegasnya.
Langkah Lanjutan Belum Diputuskan
Meski telah dilakukan pertemuan awal, Pemprov Banten belum mengungkapkan langkah lanjutan yang akan diambil apabila konflik antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak terus berlanjut.
Pemerintah provinsi menegaskan akan terus mengedepankan komunikasi dan pembinaan guna menjaga stabilitas pemerintahan daerah di wilayah Banten.
