Iklan

Bahlil Sebut “Lailatul Qadar” bagi Golkar Saat Kursi Parlemen Bertambah, Pernyataannya Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 07 Maret 2026, Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:28:50Z
BERITA NASIONAL Bahlil Lahadalia dalam acara Nuzulul Quran di DPP Partai Golkar yang menjadi sorotan publik
Kontak Banten • 8 Maret 2026

Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadi perhatian publik setelah potongan pidatonya dalam acara peringatan Nuzulul Quran di Masjid DPP Partai Golkar beredar luas di media sosial. Dalam momen tersebut, Bahlil melontarkan analogi yang kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam pidatonya, Bahlil menyebut bahwa bagi Partai Golkar, momen “Lailatul Qadar” secara politik bisa diibaratkan sebagai saat jumlah kursi partai di parlemen bertambah.

Ucapan tersebut disampaikan di hadapan para kader partai dalam suasana santai. Beberapa peserta yang hadir bahkan terdengar tertawa ketika pernyataan itu disampaikan. Namun setelah potongan video pidato tersebut tersebar di media sosial, pernyataan tersebut justru memicu diskusi yang cukup ramai di kalangan warganet.

“Kalau orang yang diberi berkah berharap Lailatul Qadar turun, bagi Partai Golkar Lailatul Qadar itu kalau kursi di parlemen bertambah,” ujar Bahlil dalam pidatonya.

Sebagian masyarakat menilai ucapan tersebut sebagai candaan politik yang dilontarkan dalam konteks internal partai. Namun ada pula yang menilai bahwa pernyataan tersebut cukup menarik perhatian karena mengaitkan momentum religius dengan dinamika politik nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga mengingatkan pentingnya memaknai peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum refleksi bagi para kader partai. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an seharusnya menjadi pedoman dalam menjalankan tanggung jawab publik, baik di pemerintahan maupun di lembaga legislatif.

Potongan pidato tersebut hingga kini masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Lalu bagaimana menurut Anda? Apakah pernyataan tersebut hanya candaan politik biasa atau justru menjadi perdebatan yang wajar di ruang publik?

Komentar

Tampilkan

  • Bahlil Sebut “Lailatul Qadar” bagi Golkar Saat Kursi Parlemen Bertambah, Pernyataannya Jadi Sorotan Publik
  • 0

Terkini

Topik Populer