Iklan

Sebagian Jakarta Padam, MRT Tetap Beroperasi Normal

Senin, 02 November 2020, November 02, 2020 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:43Z

 

Penampakan gedung di Ibu Kota sore hari saat pemadaman listrik,

JAKARTA – Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) tetap beroperasi normal meskipun listrik padam di sejumlah wilayah di Jakarta.

Operator Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta melakukan pemulihan terhadap penurunan tegangan (dip) pada sejumlah stasiun perlintasan kereta imbas pemadaman listrik yang melanda sebagian Jakarta, Minggu (1/10) .

“Beberapa stasiun yang meng­­alami penurunan tegangan listrik sedang dalam penormalan,” kata Sekretaris Pe­rusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin, di Jakarta.

Penormalan beberapa fasilitas di dalam lingkungan stasiun yang terkena dampak penurunan tegangan listrik telah berhasil dilakukan pada pukul 14.55 WIB.

Sehubungan dengan adanya pemadaman aliran listrik PLN di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya, Kamaluddin memastikan bahwa layanan kereta MRT Jakarta tetap beroperasi secara normal. “Layanan kereta tetap berjalan dengan normal,” katanya.

Sementara itu, sebagian lampu lalu lintas di ruas jalan utama Jakarta Timur padam akibat gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya,

Salah satunya terjadi di Jalan Buaran Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 15.00 WIB. Tiga lampu lalu lintas di ruas jalan penghubung Bekasi-Jakarta itu padam sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat “Biasanya kalau musim hujan (lampu lalu lintas) sering mati. Sejak ada hujan deras dan angin tadi siang matinya,” kata petugas piket Halte TranJakarta Muhammad Rizky.

Kepala Seksi Operasional Sudin Perhubungan Jakarta Timur Riky Erwinda mengatakan pe­madaman lampu lalu lintas terjadi di sebagian perlintasan jalan di Jakarta Timur.

Namun Riky memastikan situasi lalu lintas relatif ter­kendali dan tidak terdampak pada kemacetan parah. “Sesuai informasi petugas piket di lapangan, situasi saat itu (pemadaman listrik) arus lalu lintas terkendali,” katanya.

Kondisi lalu lintas yang relatif stabil, kata Riky, karena sebagian besar pengendara belum seluruhnya kembali ke Jakarta usai melakukan cuti bersama.

Pemadaman listrik di sebagian wilayah DKI Jakarta dan Bekasi dipicu oleh gangguan sejumlah saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet) saat terjadi hujan deras disertai petir.

“Hujan deras disertai petir yang terjadi di daerah Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah Sutet mengalami gangguan pada pukul 12.58 WIB,” kata SRM General Affairs PLN UID Jakarta Raya Emir Muhaimin.

Untuk wilayah Jakarta, pemadaman listrik terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan (Tebet, Mampang, Kebayoran), Jakarta Utara (Kemayoran, Angke) dan Jakarta Pusat (Kemayoran).

Kerusakan Sutet terjadi di sambungan Depok-Cibinong, Sutet Cibatu, Sutet Cawang, Sutet Tambun-Bekasi dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Gitet) Cibinong.

Hujan dan Petir

SRM General Affairs PLN UID Jakarta Raya Emir Muhaimin mengatakan pemadaman listrik di sebagian wilayah DKI Jakarta dan Bekasi, Mnggu (1/11) siang, dipicu oleh gangguan sejumlah Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (Sutet) saat terjadi hujan deras disertai petir.

“Hujan deras disertai petir yang terjadi di daerah Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah Sutet mengalami gang­guan pada pukul 12.58 WIB,” kata Emir Muhaimin.

Untuk wilayah Jakarta, kata Emir, pemadaman listrik terjadi di wilayah Kota Jakarta Timur, Jakarta Selatan seperti di Tebet, Mampang dan Keba­yoran, sedangkan Jakarta Utara di Kemayoran, Angke. Kemudian, Jakarta Pusat di Kemayoran.

Kerusakan Sutet terjadi di sambungan Depok-Cibinong, Sutet Cibatu, Sutet Cawang, Sutet Tambun-Bekasi dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Gitet) Cibinong. “Estimasi beban padam mencapai 1.266 MW dengan frekuensi tertinggi 50.89 Hz,” katanya.n
Komentar

Tampilkan

  • Sebagian Jakarta Padam, MRT Tetap Beroperasi Normal
  • 0

Terkini

Topik Populer