![]() |
| Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi |
SERANG-Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi
menyangkan pelayanan yang dilakukan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kota
Serang hingga saat ini belum maksimal.
Menurutnya, level RSUD seharusnya bisa
menangani segala pasien yang datang ke rumah sakit, adapun yang
mempunyai penyakit yang tidak bisa ditangani nanti bisa dirujuk.”Masa
rumah sakit ngelayanin orang hamil doang, gak hebat lah,” kata Budi saat
dikonfirmasi wartawan, Kota Serang, Kamis (12/9/2019).
Atas kejadian itu pihaknya mengaku
telah memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang untuk memanggil
semua Kepala Puskesmas se-Kota Serang kaitan peremajaan alat kesehatan
(Alkes). Menurutnya, karena ada programnya maka harus dilakukan dayung
bersambut, dan tidak menunggu diperintah oleh Pimpinan.
“Jangan menunggu perintah dari Walikota
saja, jadi kalau ada apa-apa dia harus bisa mengintip apa saja yang
dapat dimanfaatkan oleh Kota Serang untuk pembangunan. Ya karena kita
sadar diri, tau diri bahwa APBD kita tidak akan cukup,” ujarnya.
Budi mengingatkan, jangan sampai baru
terbangun gedung RSUD Kota Serang saja sudah merasa bangga, padahal
kekurangannya banyak. Lebih jauh Budi mengatakan, mengenai Perda
Retribusi RSUD Kota Serang sendiri menjadi program dayung bersambut DPRD
Kota Serang. Hal itu dimaksudkan agar Perda selesai, RSUD sudah siap
digunakan.
“Nah sekarang ada kendala lagi tuh,
karena biaya BPJS naik. Berkurang lagi tuh anggarannya. Penurunan
anggaran berdampak dari kita menganggarkan sebelum ada kenaikan.
Akhirnya harus mengikuti tuh anggarannya, karena kalau gak gitu kita
agak sulit juga,” tandasnya.
