SERANG – Sarkali (39), warga Kalung Cibatu, RT
20/05, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang korban tabrak
lari pada Juli 2019 mengalami kelumpuhan. Selain kondisinya yang
memprihatinkan, Ayah dua orang anak itu juga tinggal di rumah reot
berdinding bilik.
Sebagai bentuk kepedulian, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda
Banten melakukan bedah rumah agar bisa tinggal di tempat yang layak,
Jumat (6/9/2019). Selain Direktur Lalulintas (Dilantas) Polda Banten
Kombes Pol Wibowo, hadir dalam acara bedah rumah Wadirlantas AKBP Maesa
Soegriwo, dan Bhayangkari serta personil Ditlantas.
Kombes Pol Wibowo mengatakan kegiatan bhakti sosial ini merupakan
rangkaian HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 64 tahun 2019. Ditlantas Polda
Banten melakukan kegiatan sosial terhadap korban kecelakaan, salah
satunya melakukan bedah rumah milik korban tabrak lari.
“Sarkali dan keluarga tinggal di rumah yang kurang layak, apalagi
setelah mengalami kecelakaan Sarkali mengalami kelumpuhan dan sudah
tidak mampu bekerja lagi,” kata Wibowo disela-sela kunjungan ke rumah
Sarkali.
Selain kondisi Sarkali, Wibowo mengungkapkan anak bungsunya juga
tengah sakit, mengidap penyakit Thalasemia atau kelainan darah bawaan
yang ditandai kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah
sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.
“Saat ini keluarga hanya tergantung pada anak pertamanya yang menggantikan ayahnya menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya.
Wibowo menambahkan sudah selayaknya masyarakat maupun Polri saling
mengasihi, apalagi ada orang yang kesusahan dan wajib dibantu. Mantan
Kapolres Serang ini berharap pembangunan rumah bisa selesai tepat waktu,
sehingga bisa segera ditempati keluarga Sarkali.
“Kami berharap pembangunan rumah bisa selesai tepat waktu, sehingga
Sarkali dan keluarga bisa segera menempati rumah barunya,” harapnya.
Dirlantas menambahkan, selain bakti sosial bedah rumah, rangkaian HUT
Lalulintas Bhayangkara juga dilakukan donor darah yang sudah dilakukan
pada Kamis (5/9/2019) serta pemberian sembako. “Di HUT Lalu Lintas
Bhayangkara ini, kita perbanyak melayani masyarakat dengan tulus,”
tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Wibowo juga mengingatkan masyarakat untuk
tertib berlalulintas, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tak
terjadi. Serta gunakan satu saat berkendara di jalan.
“Hati-hati di dijalan, jangan terburu-buru, agar selamat sampai tujuhan, karena keluarga kita menunggu di rumah.” himbaunya.
