Sidang terbuka Ujian Akhir Disertasi (UAD) Dosen Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis), Tangerang Asep Ferry Bastian.
|
TANGERANG-Dosen Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang
Asep Ferry Bastian berhasil menjadi doktor setelah mengambil penelitian
terkait Pilgub Banten 2017. Hal ini sekaligus menjadikannya doktor pria
termuda di Unis.
Gelar diraih setelah berhasil mempertahankan penelitian disertasi
bidang ilmu manajemen di Universitas Brawijaya Kota Malang pada Kamis
(5/9/2019).
Dalam sidang terbuka Ujian Akhir Disertasi (UAD), Asep turut diuji
oleh penguji eksternal yakni Prof Firmanzah, yang merupakan mantan staf
khusus Presiden SBY, Guru Besar UI dan Rektor Universitas Paramadina.
Kemudian juga Prof Ahmad Erani Yustika Guru besar Universitas Brawijaya sekaligus staf Khusus Presiden Joko Widodo.
Sidang terbuka yang mengambil judul merketing mix politik terhadap
keputusan pemilih kepala daerah melalui persepsi nilai dan positioning
sebagai variabel intervening, turut disaksikan oleh Wali Kota Tangerang
Arief R Wismansyah, Rektor Unis Prof Mustafa Kamil dan Pembina yayasan
Unis Hudaya Latuconsina.
Asep mengatakan, penelitian dengan studi pemilihan Gubernur dan Wakil
Gubernur Banten tahun 2017 itu bertujuan menguji dan membuktikan secara
empiris, pengaruh merketing mix politik terhadap keputusan memilih
kepala daerah melalui persepsi nilai dan positioning sebagai variabel
intervening.
"Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan
melengkapi khazanah ilmu pengetahuan di bidang manajemen terutama teori
political marketing. Sehingga dapat bermanfaat bagi akademisi dan
praktisi," ujarnya, Minggu (8/9/2019).
Penelitian ini berlokasi di Provinsi Banten dengan populasi penduduk
yang memiliki hak suara dan tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahun
2017 sebanyak 7.734.485 orang, dengan sampel sebanyak 664 orang.
Pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan
teknik cluster sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner.
"Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat
analisis SEM (Struktural Equation Modeling) dan dengan bantuan program
WarpPLS 6.0," katanya.
Hasil penelitian itu disimpulkan bahwa marketing mix politik sesuai
teori yang telah mapan dan berdasarkan penelitian sebelumnya terbukti
jika produk politik, promosi politik, harga politik dan tempat politik
memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan memilih.
"Konsep teori marketing mix politik harus dipertahankan karena
berfungsi sebagai alat dalam strategi memenangkan persaingan politik,"
ujarnya.
Lanjutnya, konsep teori marketing mix politik dapat menjadi rujukan
atau pertimbangan yang lebih rasional bagi pemilih dalam menentukan
keputusan memilih.
"Pemilih akan membentuk persepsi positif terhadap kandidat politik
karena faktor variabel marketing mix politik yang ditawarkan oleh
kandidat politik, mampu memenuhi ekspektasi calon pemilih," ujarnya.
Dikatakannya, sebagai teori yang diadaptasi dari teori pemasaran
bisnis, marketing mix politik merupakan solusi manajerial untuk
mengelola tim pemenangan politik.
"Kandidat politik dapat mengaplikasikan metode marketing mix politik
dalam kontestasi pilkada Gubernur, juga disarankan pada kontestasi
Pilpres, Pilkada Bupati, Wali Kota, Legislatif DPR RI, DPD RI dan DPRD,"
ucapnya.
Dalam penelitiannya, Asep yang merupakan ketua Tim Pemenangan
Arief-Sachrudin pada Pilkada Kota Tangerang 2018 lalu, menyarankan
kepada kandidat politik di Banten agar melakukan pendekatan psikologis
kepada masyarakat supaya pemilih menunjukan sikap loyalitas.
"Kandidat politik perlu menawarkan tipologi kepemimpinan mengayomi,
yakni pemberi rasa aman dan nyaman dari latar belakang etnis, agama dan
pendidikan," kata dia.
Kemudian kandidat politik pun harus aktif melakukan sosialisasi
melalui pertemuan langsung atau tatap muka dengan pemilih. Selain itu
didukung juga oleh kerja optimal relawan dan tim sukses dalam
berkampanye kepada masyarakat.
"Tujuannya agar tingkat elektoral tinggi dan tingkat partisipasi keterpilihan tinggi," pungkasnya.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengucapkan selamat kepada
Asep Ferry Bastian yang telah berhasil mempertahankan disertasinya.
"Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat untuk masyarakat dan pembangunan Kota Tangerang," ujarnya.