SERANG, (KB).- Direktur Urusan Agama Islam dan
Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag Banten Mohamad Agus Salim
mengatakan, pentingnya literasi informasi bagi generasi muda. Salah
satunya dalam peningkatan literasi yakni mendirikan perpustakaan Islam
di masjid.
“Perpustakaan yang berada di dalam masjid diharapkan menjadi wahana
bagi masyarakat, untuk meningkatkan ilmu dan pemahamaan keislaman serta
minat baca,” kata Agus dalam kegiatan sosialisasi mendirikan
perpustakaan masjid, di Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama
(Kemenag) Banten, Kamis (29/8/2019).
Ia mengatakan, jemaah yang datang, selain untuk melaksanakan ibadah
dapat berkunjung ke perpustakaan. Mereka dapat belajar serta memahami
ajaran Islam.
“Masjid selain untuk melaksanakan ibadah juga berfungsi untuk
kegiatan kemasyarakatan, pendidikan, dan pengembangan seni dan budaya,”
ujarnya.
Ia mengatakan, pendirian dan penyelenggaraan perpustakaan masjid
sebagai sarana belajar masyarakat, sekaligus sarana peningkatan minat
baca. Pengembangan kepustakaan Islam juga dilakukan dengan pengendalian
mutu buku-buku yang beredar di tengah masyarakat.
“Perpustakaan Islam nantinya akan mengelola karya-karya literatur,
serta memberikan layanan di bidang kajian Islam.
Perpustakaan-perpustakaan yang berada di lembaga-lembaga Islam seperti
masjid, madrasah, pesantren termasuk perguruan tinggi Islam,” tuturnya.
