Iklan

Seskab Teddy Soroti ‘Inflasi Pengamat’, Tegaskan Pemerintah Terbuka Kritik Berbasis Data

Jumat, 10 April 2026, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:50Z

 



JAKARTA KONTAK BANTEN  – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, selama disampaikan dengan dasar data dan fakta yang jelas.

Dalam pernyataannya, Teddy menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai “inflasi pengamat”, yakni meningkatnya jumlah pihak yang menyampaikan opini di ruang publik tanpa didukung keahlian maupun data yang akurat.

“Sekarang ini ada satu fenomena, apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi banyak sekali pengamat. Ada pengamat keras, tapi dia background-nya bukan di situ,” ujar Teddy, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, sebagian opini yang berkembang di masyarakat tidak sepenuhnya berbasis fakta dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. Meski demikian, ia menyebut tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap tinggi.

“Ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri. Dan pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta. Datanya keliru,” ucapnya.

“Tapi faktanya apa? Faktanya lebih dari 96 juta warga lebih percaya Pak Prabowo Subianto, tidak percaya mereka. Itu adalah bukti nyata kepercayaan publik. Bukan suatu asumsi,” lanjutnya.

Teddy juga menekankan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Pemerintah, kata dia, tidak menutup ruang kritik selama disampaikan secara konstruktif dan tidak memicu keresahan di masyarakat.

“Silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi pernyataan yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini. Semuanya stabil, semuanya terkendali,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk menjaga optimisme serta membangun harapan positif terhadap masa depan bangsa.

“Kita harus punya harapan dan doa yang baik untuk negeri ini. Jangan sampai kita justru mengajak orang lain untuk memiliki harapan yang buruk terhadap negeri yang kita cintai ini,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah menyadari masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program, namun berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dengan tetap membuka ruang kritik dari publik.

“Tentu belum sempurna. Kami terima kritik, terima masukan. Secepat mungkin kita sempurnakan, kita maksimalkan sesegera mungkin,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

  • Seskab Teddy Soroti ‘Inflasi Pengamat’, Tegaskan Pemerintah Terbuka Kritik Berbasis Data
  • 0

Terkini

Topik Populer