Iklan

Seminar Pokjawas Banten di Pandeglang, Perkuat Peran Pengawas Madrasah

Rabu, 15 April 2026, April 15, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:42Z

 

Foto bersama usai kegiatan seminar bertema “Optimalisasi Peran Pengawas Madrasah dalam Mewujudkan Pendidikan Berbasis Nilai” di Pondok Pesantren Miftahul Khair, Selasa (14/4). (Istimewa )

 PANDEGLANG, KONTAK BANTENKelompok Kerja Pengawas Madrasah Provinsi Banten (Pokjawas) menggelar seminar bertema “Optimalisasi Peran Pengawas Madrasah dalam Mewujudkan Pendidikan Berbasis Nilai” di Pondok Pesantren Miftahul Khair, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri pengurus Pokjawas tingkat provinsi, ketua Pokjawas kabupaten/kota, serta seluruh pengawas madrasah se-Provinsi Banten.

Dibuka dengan Rangkaian Seremonial

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pengawas Madrasah.

Sejumlah tokoh turut memberikan sambutan, di antaranya pimpinan ponpes sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH Hafiz Gunawan, Ketua Pokjawas Banten Taufik Rahman, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tangerang Akhmad Jubaedi, serta Kepala Kementerian Agama Provinsi Banten Amrullah.

Pengawas Madrasah Punya Peran Strategis

Dalam sambutannya, KH Hafiz Gunawan mengapresiasi kehadiran para peserta serta menegaskan pentingnya peran pengawas dalam menjaga kualitas pendidikan madrasah dan pondok pesantren.

Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Kementerian Agama, khususnya dalam menunjang kegiatan kepengawasan.

Dorong Peningkatan Kompetensi Pengawas

Ketua Pokjawas Banten, Taufik Rahman, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pengawas menjadi agenda rutin yang terus dilakukan.

Ia menyebut seminar ini tidak hanya berisi diskusi interaktif, tetapi juga pembekalan strategi sukses akreditasi madrasah. Selain itu, ia menyoroti kebutuhan mendesak akan penambahan jumlah pengawas di Provinsi Banten.

Tiga Prinsip Kepengawasan

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Banten, Amrullah, menegaskan bahwa pengawas madrasah memiliki peran strategis yang melampaui fungsi administratif.

“Pengawas harus menjadi teladan dan agen perubahan,” ujarnya.

Ia juga memperkenalkan tiga prinsip utama dalam kepengawasan, yakni Chaper (cermat dan berkarakter), Faster (cepat dan responsif), serta Bester (memberikan hasil terbaik).

Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Dalam sesi seminar interaktif yang dipandu oleh Reni Suwenti, narasumber Munir menekankan pentingnya langkah konkret dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Ia mengusulkan agar setiap pengawas menunjuk satu madrasah sebagai pilot project penerapan KBC.

Menurutnya, keberhasilan program ini dapat dilihat dari terciptanya lingkungan belajar yang ramah anak, aman, serta mendukung perkembangan sosial dan emosional peserta didik.

“Madrasah harus mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan empatik,” katanya.

Persiapan Akreditasi Madrasah

Selain itu, materi terkait persiapan visitasi akreditasi disampaikan oleh Didin Hadiat, yang memberikan panduan teknis bagi para pengawas dalam mendampingi madrasah menghadapi proses akreditasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran pengawas madrasah semakin optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis nilai di Provinsi Banten.


Komentar

Tampilkan

  • Seminar Pokjawas Banten di Pandeglang, Perkuat Peran Pengawas Madrasah
  • 0

Terkini

Topik Populer