Iklan

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir Tahun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Senin, 06 April 2026, April 06, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:00Z




JAKARTA KONTAK BANTEN — Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun, meskipun harga minyak dunia tengah mengalami tekanan akibat konflik geopolitik global.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah diperhitungkan secara matang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami siap tidak menaikkan harga BBM bersubsidi sampai akhir tahun, dengan asumsi harga minyak 100 dolar AS per barel,” ujar Purbaya.

BBM Subsidi Aman, Non-Subsidi Ikuti Pasar

Purbaya menjelaskan bahwa jaminan tersebut hanya berlaku untuk BBM bersubsidi. Sementara itu, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar sehingga pemerintah tidak dapat memberikan kepastian terkait perubahannya.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan simulasi terhadap berbagai skenario harga minyak dunia, termasuk jika berada di level 80 hingga 100 dolar AS per barel.

“Yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena anggaran sudah kami hitung,” katanya.

APBN Disiapkan Hadapi Kenaikan Harga Minyak

Pemerintah, lanjut Purbaya, telah menyiapkan langkah mitigasi guna menjaga ketahanan fiskal apabila terjadi lonjakan harga minyak global. Perhitungan tersebut mencakup kesiapan anggaran subsidi energi agar tetap mencukupi.

Selain itu, pemerintah juga memiliki cadangan dana dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai sekitar Rp420 triliun, termasuk dana yang ditempatkan di sektor perbankan.

Dana tersebut dapat digunakan sebagai bantalan (buffer) untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah tekanan eksternal.

Dukungan dari Penerimaan Sektor Energi

Tak hanya mengandalkan APBN dan SAL, pemerintah juga memiliki potensi tambahan pendapatan dari sektor energi dan sumber daya mineral.

Purbaya menyebutkan bahwa penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi berpotensi meningkat seiring naiknya harga komoditas global.

Ia juga menyinggung peran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang optimistis penerimaan negara dari sektor energi dapat menutup kebutuhan tambahan subsidi.

“Yang penting dananya ada, cushion kita masih tersedia. Pendapatan dari sektor energi diharapkan bisa mengimbangi kenaikan harga minyak dunia,” ujarnya.

Respons atas Gejolak Global

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya harga minyak dunia yang dipicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap harga energi domestik.

Namun, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga daya beli masyarakat dengan memastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil hingga akhir tahun.

Komentar

Tampilkan

  • Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir Tahun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
  • 0

Terkini

Topik Populer