BANTEN KONTAK BANTEN – Prosesi penyambutan rombongan diplomat dari berbagai negara berlangsung khidmat di Gedung Negara Banten dengan pengalungan selendang sebagai simbol kehormatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkenalkan potensi wisata dan budaya ke tingkat global.
Para tamu disuguhkan pertunjukan Tari Ringkang Jawari, sebuah tarian kreasi yang menggambarkan kekayaan seni dan budaya lokal. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbol Banten Lama kepada Duta Besar Sudan sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengenalan sejarah Banten kepada para delegasi.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan jamuan hidangan khas daerah yang semakin memperkuat kesan hangat bagi para tamu internasional.
Promosi Pariwisata Banten ke Tingkat Global
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi para diplomat sekaligus memperluas promosi pariwisata Banten.
“Kami berharap para diplomat dapat menjadi bagian dari promosi Banten di tingkat global, sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor pariwisata dan budaya,” ujarnya.
Banten sebagai Gerbang Strategis
Mewakili Gubernur Banten, Staf Ahli Gubernur Zaenal Muttaqin menegaskan bahwa Banten memiliki posisi strategis sebagai penghubung Pulau Jawa dan Sumatera.
“Banten itu gerbang pertama Pulau Jawa dan Sumatera. Kami memiliki potensi wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata alam, budaya hingga sejarah,” ungkapnya.
Ia juga memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan, termasuk Taman Nasional Ujung Kulon yang telah dikenal secara internasional sebagai warisan alam dunia.
Kesan Positif dari Diplomat
Sementara itu, Duta Besar Sudan, Yasir Muhammad Ali, menyampaikan apresiasinya terhadap keindahan alam dan keramahan masyarakat Banten.
“Kami sangat terkesan dengan keindahan alam Banten dan keramahan masyarakatnya. Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari diplomasi yang dikemas dalam bentuk rekreasi dan eksplorasi budaya.
Lanjutkan Kunjungan ke Pulau Lima
Usai kegiatan di Gedung Negara, rombongan diplomat bersama jajaran Pemerintah Provinsi Banten melanjutkan perjalanan menuju Pulau Lima untuk menikmati keindahan pesisir.
Kunjungan ini diikuti oleh diplomat dari berbagai negara, di antaranya Suriah, Belarus, Bosnia, Palestina, Irak, Rusia, Tiongkok, Korea, serta Amerika Serikat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Banten semakin dikenal di kancah internasional serta mampu membuka peluang kerja sama strategis di sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
