Iklan

Banjir Rendam Sejumlah Jalan di Tangsel, Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab

Minggu, 05 April 2026, April 05, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:21Z



TANGERANG SELATAN KONTAK BANTEN Banjir menggenangi sejumlah ruas jalan di Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (4/4/2026). Genangan air yang terjadi sejak siang hingga malam hari diduga dipicu oleh buruknya sistem drainase, sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan.

Salah satu titik terdampak berada di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang. Ketinggian air dilaporkan mencapai hampir selutut orang dewasa, menyebabkan banyak kendaraan bermotor mogok saat mencoba melintas.

“Drainase buruk. Banjir sampai hampir sedengkul,” ujar Restu, warga Kelurahan Pondok Benda, Minggu (5/4/2026).

Sejumlah Titik Lumpuh

Selain Jalan Raya Siliwangi, banjir juga menggenangi kawasan pertokoan Pamulang Permai menuju Witana Harja dari arah Bundaran Pamulang. Kondisi tersebut memaksa pengendara sepeda motor untuk menuntun kendaraannya guna menghindari kerusakan mesin.

“Terpaksa nuntun motor, daripada mogok,” kata Opie, warga setempat.

Genangan serupa juga terjadi di Jalan Raya Puspiptek, tepatnya di sekitar perumahan Serpong Paradise, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu. Di lokasi ini, banjir bahkan menyebabkan kendaraan roda empat terjebak di tengah genangan.

“Mobil ada yang kejebak banjir di depan mall,” ungkap Baihaqi, pengguna jalan.

Akibatnya, akses jalan sempat lumpuh total karena pengendara memilih tidak mengambil risiko menerobos banjir.

Drainase Diduga Tak Mampu Tampung Air

Warga menduga banjir terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Di beberapa titik, saluran air dilaporkan meluap, terutama di sekitar area komersial dan permukiman padat.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut memperparah kondisi, karena air tidak mengalir dengan lancar ke saluran pembuangan.

Koordinasi dengan Pemprov Banten

Pihak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan membenarkan bahwa beberapa ruas jalan terdampak merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Banten untuk perbaikan drainase,” ujar perwakilan humas dinas terkait.

Banjir Masih Terjadi di Ciputat

Hingga Minggu siang, genangan air masih dilaporkan terjadi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Ciputat. Meski banjir di kawasan perumahan mulai surut, limpasan air dari kali masih deras mengalir ke badan jalan.

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga dan pengguna jalan tetap terganggu.

Perlu Penanganan Jangka Panjang

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perbaikan sistem drainase di wilayah perkotaan, terutama di kawasan rawan genangan. Tanpa penanganan menyeluruh, banjir serupa berpotensi terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur.


KONTAK BANTEN akan terus memantau perkembangan penanganan banjir di Tangerang Selatan dan upaya perbaikan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

Komentar

Tampilkan

  • Banjir Rendam Sejumlah Jalan di Tangsel, Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab
  • 0

Terkini

Topik Populer