JAKARTA – Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Morotai, Maluku Utara, yang seharusnya berlangsung khusyuk, mendadak ricuh setelah empat perempuan terlibat perkelahian di tengah jamaah. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat empat ibu-ibu terlibat baku hantam dua lawan dua di barisan tengah jamaah. Mereka saling menampar, menarik pakaian, hingga adu emosi, sementara jemaah lain yang berada di sekitar tampak terkejut dan berusaha melerai.
Keributan itu terjadi saat khotbah Idul Fitri tengah berlangsung. Suara khatib tetap terdengar melalui pengeras suara menyampaikan pesan tentang persaudaraan dan saling memaafkan, namun di sisi lain perkelahian justru terjadi di tengah lapangan.
Sejumlah jamaah berupaya menghentikan aksi tersebut, tetapi emosi para pelaku yang sudah memuncak membuat situasi tidak mudah dikendalikan dalam waktu singkat.
Berdasarkan informasi yang beredar, perkelahian diduga dipicu oleh persoalan lama yang belum terselesaikan. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut.
Video kericuhan itu pertama kali ramai setelah diunggah oleh akun media sosial @bg_domu. Dalam keterangannya, akun tersebut menuliskan bahwa keributan terjadi secara tiba-tiba di tengah khotbah, sehingga mengejutkan jamaah yang hadir.
Peristiwa ini pun langsung menjadi sorotan publik. Sejumlah netizen menyayangkan kejadian tersebut karena terjadi di momen sakral umat Islam, sementara sebagian lainnya memberikan komentar bernada sindiran.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi juga momentum untuk menahan emosi, mempererat silaturahmi, serta menyelesaikan persoalan dengan cara yang damai agar ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk.
