SERANG, KONTAK BANTEN — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Jetty Bahtera Kharisma Abadi, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kasi Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan informasi kejadian pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada Selasa (10/3/2026) pukul 05.48 WIB dari pelapor Romli yang merupakan agen kapal.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (9/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Sebelumnya dua orang ABK dari kapal TB Indopower 10, yakni mualim II dan seorang oiler, turun ke darat sekitar pukul 20.00 WIB untuk membeli keperluan pribadi.
Namun saat kembali ke kapal sekitar pukul 22.30 WIB dan hendak naik kembali ke kapal, salah satu ABK yang bertugas sebagai oiler diduga terpeleset dan jatuh ke laut.
Korban diketahui bernama Rafli Saputra (22), warga Slupit, Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan membagi area pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menggunakan perahu karet Basarnas untuk menyisir area sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian.
SRU kedua menggunakan kapal patroli kepolisian dengan jangkauan pencarian hingga tiga kilometer. Sementara SRU ketiga melakukan pencarian ke arah barat sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian.
Hingga Selasa sore sekitar pukul 15.20 WIB, korban akhirnya ditemukan sejauh sekitar 10 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke RS Panggungrawi, Kota Cilegon untuk penanganan lebih lanjut.
“Operasi pencarian dihentikan, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ujar Rizky.
