Iklan

Bukan Sekadar Maaf-Maafan, Ini Makna Sebenarnya Silaturahmi Saat Idulfitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026, Maret 20, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:31:08Z


KONTAK BANTEN Momentum Hari Raya Idulfitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, tetapi juga menjadi waktu penting bagi umat Islam untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan masyarakat.
Tradisi saling berkunjung serta bermaaf-maafan setelah Lebaran telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang terus dijaga hingga saat ini. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan personal, tetapi juga mempererat kohesi sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim, menjelaskan bahwa silaturahmi memiliki makna penting dalam kehidupan sosial. Secara bahasa, kata silaturahmi berasal dari kata shilah yang berarti hubungan atau bantuan dan rahim yang merujuk pada ikatan persaudaraan.
Menurutnya, silaturahmi pada dasarnya merupakan upaya untuk menyambung dan menjaga hubungan antar sesama manusia. “Silaturahmi itu intinya membangun jaringan. Semakin banyak jaringan yang dibuat, akan menjadi jalan kebaikan, memperluas rezeki dan keberkahan,” ujar Saad.
Ia menambahkan, silaturahmi tidak hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga membawa manfaat dalam kehidupan individu. Dalam pandangan Islam, menjaga silaturahmi diyakini dapat memperpanjang umur dalam arti kebermanfaatan seseorang tetap dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu, silaturahmi juga dinilai memiliki peran penting dalam membangun peradaban. Hubungan yang terjalin antar manusia dapat membuka ruang pertukaran gagasan, pengalaman, hingga ilmu pengetahuan yang berdampak pada perkembangan masyarakat secara luas.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai momentum Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. Melalui tradisi halal bihalal dan silaturahmi, hubungan antar sesama dapat kembali terjalin dengan baik serta memperkuat nilai kebersamaan.
Dalam ajaran Islam, pentingnya menjaga silaturahmi juga ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, yang menyebutkan bahwa siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.
Melalui momentum Idulfitri, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk saling memaafkan serta memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Tradisi silaturahmi pun menjadi salah satu nilai penting yang terus dijaga dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun persatuan dan keharmonisan. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Bukan Sekadar Maaf-Maafan, Ini Makna Sebenarnya Silaturahmi Saat Idulfitri 1447 H
  • 0

Terkini

Topik Populer