Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menkeu dan Mendagri Kompak Dorong Belanja Daerah untuk Ekonomi

Selasa, 23 September 2025 | September 23, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T02:30:30Z

 

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sepakat mempercepat belanja daerah demi pertumbuhan ekonomi, melibatkan juga sektor swasta dan investasi. (

 JAKARTA KONTAK BANTEN  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian beserta jajaran di kantor Kementerian Keuangan, Senin (22/9/2025) sore. Pertemuan ini membahas penguatan sinergi pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi belanja anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Menkeu Purbaya menegaskan percepatan belanja daerah sangat penting. Salah satu alasannya agar uang cepat berputar di masyarakat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sinergi pusat dan daerah untuk percepatan belanja-uang berputar di masyarakat, pertumbuhan ekonomi pun turut bergerak,” tulis Purbaya di akun Instagram @menkeuri, Selasa (23/9/2025).

Dalam pertemuan itu, turut dibahas dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) serta peran sektor swasta. Baik Purbaya maupun Tito sepakat meningkatkan keterlibatan swasta dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Menurut Purbaya, iklim investasi di dalam negeri juga harus terus dipermudah. Hal senada disampaikan Mendagri Tito yang menilai pemerintah dan sektor swasta adalah dua mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.Saya sependapat dengan menkeu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dua mesin harus tergerak,” ujarnya seusai rapat di gedung Kemenkeu.

Tito menekankan pentingnya pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja APBD. Sebagai bentuk pengawasan, Kemendagri secara rutin memantau pendapatan dan belanja daerah melalui sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD) yang menampilkan data keuangan secara real time.

“Setiap awal bulan, saya selalu membacakan pendapatan dan belanja semua provinsi, kabupaten, dan kota,” jelasnya.

 

×
Berita Terbaru Update