Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KAI Mau Hidupkan Jalur Kereta Rangkasbitung Warisan Belanda

Jumat, 26 September 2025 | September 26, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T02:29:35Z

 

Pelajar Lintas Jalur Kereta Api Saketi Rangkas

 

JAKARTA  KONTAK BANTEN  Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta-Banten, Nur Setiawan Hadi mengungkapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) merencanakan untuk mengoperasikan kembali jalur kereta api Rangkasbitung-Pandeglang-Labuan pada tahun 2025 mendatang.

Namun,  hal itu masih terkendala oleh anggaran yang terbatas.Jalur kereta api warisan Belanda itu memiliki panjang sekitar  56 kilometer.

"Jika dibangun reaktivasi KA Rangkasbitung - Labuan pada 2025, dipastikan rampung 2028 dengan satu jalur," kata Hadi kepada Wartawan, Selasa (31/10).

Nur Setiawan menyatakan bahwa reaktivasi KA Rangkasbitung-Labuan tertunda. Hal itu terjadi karena anggarannya dialokasikan untuk daerah lain terlebih dahulu yang dianggap lebih prioritas. Anggaran untuk reaktivasi jalur kemudian diharapkan selesai pada tahun 2025.

Untuk mengoperasikan kembali jalur KA Rangkasbitung-Labuan. Diperlukan anggaran yang cukup besar untuk penyediaan dan pembebasan lahan, karena banyak jalur KA telah berubah fungsi menjadi pemukiman warga.

Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyatakan akan mendukung pembangunan reaktivasi jalur KA Rangkasbitung-Labuan untuk meningkatkan ekonomi. Dia menyatakan bahwa penduduk yang tinggal di lahan milik PT KAI telah diinformasikan oleh pemerintah daerah dan telah disosialisasikan.

Menurut situs Kementerian Perhubungan, operasi KA Rangkasbitung-Labuan, yang merupakan warisan peninggalan Belanda, dihentikan sekitar tahun 1980-an. Jalur kereta api Labuan-Rangkasbitung adalah jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Labuan ke Stasiun Rangkasbitung di Banten, yang termasuk dalam Wilayah Aset I Jakarta.

Jalur tersebut dibangun pada tahun 1908, lintasan kereta ini akhirnya ditutup karena kalah bersaing dengan rute transportasi massal lainnya. Saat ini, rumah, pabrik, sekolah, dan jalan umum telah  menutupi jalur rel kereta tersebut.

Berikut daftar stasiun dan halte di jalur Rangkasbitung–Labuan:

  1. Rangkasbitung
  2. Warunggunung
  3. Pasir Tangkil
  4. Pandeglang (Kadomas)
  5. Kadukacang
  6. Sekong
  7. Cikadueun
  8. Sodong
  9. Kananga
  10. Menes
  11. Bojong Canar
  12. Cirendeu
  13. Cibama
  14. Labuan

Reaktivasi jalur kereta ini diharapkan bisa meningkatkan konektivitas antarwilayah di Banten, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Masyarakat pun menanti keseriusan pemerintah mewujudkan proyek transportasi yang sempat berjaya di masa kolonial itu.

×
Berita Terbaru Update