Iklan

Penjelasan Kesbangpol Jateng Soal Bentrokan FPI Vs PWI LS di Pemalang

Kamis, 24 Juli 2025, Juli 24, 2025 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:13Z
  

 
 PEMALANG - Bentrokan dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terjadi dalam pengajian bulan Muharam yang menghadirkan Muhammad Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (23/7) malam.
Insiden itu menyebabkan 15 orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Dua ormas yang terlibat adalah Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS).
Gesekan diduga dipicu oleh penolakan dari massa PWI-LS terhadap kehadiran Rizieq di lokasi kegiatan keagamaan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng Muslichah Setiasih membenarkan adanya bentrokan.
Dia mengungkapkan informasi terkait rencana kedatangan Rizieq Shihab ke Pemalang sudah diketahui sejak sepekan sebelum acara digelar.
"Jadi memang sebelumnya sudah ada informasi akan ada upaya penghadangan terhadap Rizieq Shihab. Namun, kami sudah melakukan mediasi antara pihak-pihak yang berkepentingan," ujar Muslichah saat dikonfirmasi, Kamis (24/7).
Mediasi yang difasilitasi pemerintah daerah menghasilkan kesepakatan bahwa pengajian tetap dapat diselenggarakan, dengan sejumlah syarat.
Antara lain, kegiatan harus berlangsung tanpa unsur provokatif, tidak melibatkan pengerahan massa dalam jumlah besar, dan tidak membawa senjata tajam.
"Kesepakatannya tetap ada pengajian karena tujuannya kegiatan ini kan untuk kebaikan. Namun, dengan catatan-catatan yang disetujui semua pihak," ujarnya.
Meski demikian, ketegangan tetap tidak dapat dihindari. Bentrokan pecah sekitar pukul 23.00 WIB atau setelah acara dimulai.
Massa dari kedua kelompok sempat terlibat aksi saling dorong, lemparan benda keras hingga pemukulan menggunakan tongkat kayu.

Menurut Muslichah, jumlah massa yang hadir cukup besar. Tercatat sekitar 500 orang dari kubu FPI mengikuti acara pengajian.

"Setelah pengajian selesai dan ulamanya sudah mundur, tiba-tiba ada yang merangsek ke arah panggung. Hal itu memicu reaksi dari kelompok lain yang berjaga, sehingga terjadi bentrok fisik," ujarnya.

Gesekan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Sebanyak 15 orang mengalami luka-luka, termasuk dari pihak aparat keamanan yang saat itu melakukan pengamanan di lokasi.

Seluruh korban mengalami luka ringan hingga s

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Dia menegaskan Polri hadir untuk menjaga keamanan, tetapi terciptanya kedamaian tetap bergantung pada kesadaran masyarakat.

"Kami mengajak masyarakat menjaga kedamaian dan ketertiban. Polri hadir menjaga keamanan, tetapi kedamaian sejati hanya bisa terwujud dengan partisipasi masyarakat," kata Kombes Artanto.

edang dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat.

Komentar

Tampilkan

  • Penjelasan Kesbangpol Jateng Soal Bentrokan FPI Vs PWI LS di Pemalang
  • 0

Terkini

Topik Populer