JAKARTA - Gempa dahsyat mengguncang Turki dan Yunani
pada Jumat 30 Oktober 2020 pukul 18.51.26 WIB. Bencana tersebut telah
merenggut puluhan korban jiwa.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan
Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat
Triyono mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo 7,1.
"Episenter
gempabumi terletak pada koordinat 37,89 LU dan 26,84 BT, berlokasi di
laut pada jarak 17 km arah barat Laut Samos, Yunani pada kedalaman 10
km," kata Rahmat kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).
Berdasarkan
hasil monitoring BMKG dan beberapa lembaga monitoring gempa bumi dunia
bahwa hingga hari ini, Sabtu (31/10/2020) pukul 19.30 WIB telah tercatat
36 kali gempa susulan. Dua di antaranya memiliki kekuatan lebi dari
skala 5 magnitudo.Menurut dia, gempa dengan magnitudo besar selalu diikuti dengan rentetan
gempa-gempa susulan. "Kepada masyarakat Indonesia yang berdomisili di
Turki dan sekitarnya, khususnya yang berada di dekat lokasi sumber
gempa, yaitu Kota Izmir, Menderes, dan Menemen diimbau tetap waspada
potensi gempa susulan yang mungkin masih terjadi dalam beberapa minggu
ke depan," imbaunya.BMKG juga mengimbau masyarakat di sana untuk menjauhi bangunan yang
sudah miring dan retak. "Karena berpotensi runtuh akibat diguncang gempa
susulan walaupun dengan kekuatan yang relatif kecil. Selanjutnya agar
tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan tetap mengikuti arahan dari
otoritas setempat," tuturnya.
