Kota Tangerang – Wakil
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin meminta anggota Forum Kewaspadaan Dini
Masyarakat (FKDM) untuk bisa berpartisipasi aktif dalam menjaga
kondusivitas di Kota Tangerang, termasuk dengan melakukan deteksi dini
terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat
(Kamtibmas).
Hal tersebut ditegaskan Sachrudin saat
memberikan sambutan dalam kegiatan penguatan peran deteksi dini bagi
anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kota Tangerang yang
diselenggarakan di Gedung Nyimas Melati, Jalan Daan Mogot Kota
Tangerang, .
“Pemerintah tidak bisa bertindak sendiri
tanpa partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, dan
ketertiban di Kota Tangerang,” ujar Sachrudin di hadapan 400 anggota
FKDM Kota Tangerang.
“Dengan kesadaran kita bersama, kita
hendaknya dapat menginformasikan kemungkinan gejala-gejala atau isu-isu
yang ada maupun yang akan timbul dimasyarakat. Sehingga potensi konflik
bisa dideteksi sedini mungkin,” imbuhnya, seraya menerangkan bahwa peran
masyarakat yang aktif tersebut selanjutnya sangat berkaitan dengan
terselenggaranya pembangunan nasional sesuai dengan agenda yang telah
ditetapkan pemerintah Kota Tangerang yang semakin komplek.
Lebih lanjut Sachrudin menjelaskan bahwa
persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) harus bisa
dimulai dari kelompok terkecil dalam lingkungan masyarakat yakni
keluarga. Oleh karenanya bila dari lingkungan keluarga sudah diajarkan
disiplin dan berlaku tertib di level yang lebih luas pun akan tercipta
lingkungan masyarakat yang aman, kondusif dan juga nyaman.
“Di sinilah peran penting masyarakat dalam mewujudkan kondusifitas di lingkungannya masing-masing sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Sachrudin penanganan
persoalan kamtibmas harus juga memperhatikan soal komunikasi antar
elemen masyarakat mulai dari RT/RW termasuk organsasi kemasyarakatan dan
juga pihak pemerintah.
Menurut Sachrudin, komunikasi dan
koordinasi ini menjadi hal penting dalam penanganan persoalan kamtibmas,
karena dapat mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas secara cepat.Terkait permasalahan terorisme, tidak
akan terjadi apabila terjadi komunikasi yang baik antar elemen
masyarakat dan juga pemerintah termasuk TNI/Polri,” terangnya.
Sachrudin juga mengingatkan agar setiap
elemen masyarakat bisa menjalankan perannya masing-masing terutama dalam
menangkal gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat, sehingga tidak
ada lagi aksi main hakim sendiri yang pada akhirnya malah akan
menimbulkan konflik horizontal di kalangan masyarakat.
“Seluruh elemen diharapkan untuk dapat
sadar dan melaksanakan hak, kewajiban dan tanggung jawab sesuai dengan
kapasitasnya masing-masing,” tegasnya.
Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh
unsure TNI dan POLRI tersebut, Sachrudin juga menyampaikan apresiasinya
kepada para anggota TNI/POLRI yang telah bahu-membahu menjaga keamanan
dan ketertiban di kota yang berpenduduk kurang lebih 2 juta jiwa
tersebut
“Terima kasih kepada para anggota TNI dan POLRI yang telah bahu-membahu menjaga kondusifitas Kota Tangerang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKDM Kota
Tangerang, Sutikno, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk
penguatan kelembagaan FKDM baik dari tingkat kota, tingkat kecamatan
maupun kelurahan.
“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan
kegiatan ini, kinerja FKDM dalam menjaga kamtibmas di Kota Tangerang
bisa semakin efektif,” tandasnya.
FKDM ini merupakan wadah yang dibentuk
dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerawanan yang dapat menciptakan
gangguan Kamtibmas dan merupakan amanat dr Peraturan Menteri Dalam
Negeri No. 12 tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah.(Humas Pemkot Tangerang)
