JAKARTA - Menuju masa new normal proses belajar dan mengajar
pada kampus kedinasan yang berada di bawah Kementerian Pehubungan telah
dimulai, sejumlah persiapan dan antisipasi dilakukan. Pada
kunjungannya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan
(BPSDMP), Sugihardjo mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan
Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug.
Pada kunjungan yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sugihardjo melihat
langsung sarana dan prasarana pendidikan di kampus, seperti ruang
makan, asrama, dan ruang kelas. Dipastikan para taruna mengikuti
protokol kesehatan. Protokol kesehatan harus menjadi kebiasaan, bukan
sebatas aturan yang justru cenderung dilanggar.
"Saya melihat, mengecek langsung dan saya mengapresiasi protokol
kesehatan yang diterapkan oleh PPI Curug, saya meminta tidak hanya para
taruna dan taruni, namun kepada semua pengajar dan intrsuktur di kampus
juga taat menjalankan protokol kesehatan," kata Sugihardjo dalam
keterangan tertulis yang diterima Koran Jakarta, Rabu (1/7).
Ia menambahkan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Transportasi Kementerian Perhubungan kembali dilaksanakan secara on campus, dengan pendekatan new normal
dimulai dari masuknya kembali taruna ke lingkungan sekolah pada awal
Juni secara bertahap. Kegiatan kampus juga menerapkan protokol kesehatan
yang ketat untuk menghindari para taruna dari penyebaran Covid 19.
Di dampingi Sekretaris BPSDMP, Popik Montanasyah, kepada para taruna,
Sugihardjo menjelaskan kebijakan kembalinya taruna ke kampus diambil
untuk mengejar ketertinggalan materi praktik yang selama ini tidak dapat
dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh, terutama di sekolah
vokasi seperti PPI Curug yang porsi materi praktiknya lebih banyak
daripada materi teori.
Selain itu, da menambahkan kegiatan belajar mengajar di kampus di
masa new normal akan mengalami perubahan, dengan melakukan kolaborasi
antara tatap muka dan virtual, sehingga protokol kesehatan di kelas
tetap terjaga. “Penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan
dengan sabun harus jadi kebiasaan seluruh taruna dan civitas akademi
lainnya agar terhindar dari penyebaran Covid-19. Itu harus dilaksanakan
dengan penuh rasa disiplin,” katanya.
Direktur PPI Curug, Capt Avirianto mengatakan sesuai dengan arahan
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Kepala BPSDMP, Sugihardjo
pihaknya siap menerapkan aturan ketat terhadap protokol kesehatan.
Bahkan pihak kampus telah melakukan serangkaian persiapan dalam rangka new normal yang akan mendukung kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan PPI Curug.
"Sesuai arahan pak Budi Karya dan pak Sugihardjo kami tetap semangat
dan melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan kampus. Tidak hanya
itu kami juga meminta para taruna dan taruni untuk dapat melaporkan
diri, apabila mengalami gejala agar dapat dilakukan prosedur
pencegahan," katanya.
Capt Avirianto menegaskan selain menerapkan protokol kesehatan
pihaknya juga memperhatikan gizi dan juga asupan bagi para taruna dan
taruni melalui makan yang sehat sehingga mereka tetap terjaga
kesehatanya. "Ke depannya kami berharap agar anggaran untuk makan para
taruna dan taruni dapat ditingkatkan sehingga pihak kampus dapat lebih
besar memberikan makan yang bergizi," tuturnya.
