SERPONG—Incumbent Benyamin Davnie makin pede di
pilkada Tangsel. Di saat calon lain masih sibuk mencari perahu
pencalonan (partai politik), Benyamin sudah mendapatkannya. Bahkan bakal
calon wakilnya pun sudah dia punya.
Adalah partai Golkar dan PAN yang sudah resmi mengusung Benyamin
Davnie dan Pilar Saga Ichsan. Dua partai itu sudah cukup untuk berlayar
mengarungi pilkada. Keduanya memiliki 12 kursi, yakni Golkar 10 kursi
dan PAN 2 kursi. Dengan memakai Golkar saja sebenarnya sudah cukup,
karena ambang batas pencalonan hanya membutuhkan 10 kursi di DPRD.
“Sebenarnya baru kami saja yang sudah beres. Malah sudah ada calon
wakilnya juga,” kata Benyamin Davnie saat berbincang dengan pimpinan
Rakyat Merdeka, Satelit News dan Tangsel Pos di Intermark, Serpong,
Kamis (2/7).
Meski demikian, Benyamin yang kini menjabat wakil walikota Tangsel
ini tidak menutup pintunya untuk partai lain yang mau bergabung. “Bagi
saya, ikut hayu, tidak juga nggak apa-apa. Namanya juga pilihan. Tapi
komunikasi itu terus saya bangun. Karena prinsipnya saya ingin bekerja
dengan banyak tim, atau dengan banyak partai agar setiap program
pemerintahan mendapatkan banyak dukungan,” tambahnya.
Kontestasi politik di pilkada Tangsel memang masih dinamis. Selain
Benyamin Davnie, nama-nama yang muncul mencalonkan diri masih belum
memastikan ikut berlaga. Itu karena mereka belum mengantongi dukungan
partai politik sesuai dengan batas aturan 10 kursi di DPRD.
Muhammad misalnya. Sekda Tangsel ini baru mendapat dukungan dari PSI
(4 kursi) dan Hanura (1 kursi). Butuh lima kursi lagi agar bisa
melenggang ke pencalonan. Siti Nur Azizah Ma’ruf baru diusung Partai
Demokrat (6 kursi). Rahayu Saraswati baru diusung Gerindra (8 kursi).
Ruhamaben diusung PKS (8 kursi). PDIP (8 kursi) belum memastikan siapa
calon yang bakal diusung. Itu artinya, partai-partai tersebut masih
bergerak dinamis untuk memunculkan calon walikota dan wakil walikota.
“Bisa jadi malah cuma ada calon tunggal,” kata Margiono disambut tawa.
Dengan beresnya dukungan partai politik, Benyamin mengaku kini
fokusnya adalah sosialisasi untuk meyakinkan masyarakat bahwa dia adalah
calon yang benar-benar mengerti dan paham untuk membawa kesejahteraan
dan kemajuan Tangsel. Waktu dan pikirannya tidak habis terkuras untuk
mendapatkan partai. “Meskipun sekarang sibuk penanggulangan Covid-19,
tapi saya masih turun menemui masyarakat. Dalam sehari bisa 10 titik
saya temui mereka,” paparnya.
“Sebenarnya ini seperti perkerjaan sehari-hari saya sebagai wakil
walikota. Namun kali ini turun untuk kembali mendapatkan dukungan maju
di pilkada seperti lima tahun lalu,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Benyamin sedikit memaparkan program yang akan
dia bawa untuk masyarakat Tangsel. “Prinsipnya melanjutkan kembali apa
yang saya sudah kerjakan bersama Ibu Airin. Selama 10 tahun ini meski
sudah banyak kemajuan, tetapi tetap masih ada PR yang kami rasa harus
diselesaikan,” jelasnya.
Politisi yang akrab disapa Bang Ben ini juga mengatakan, dari hasil
blusukannya, dia merasa perlu ada saluran aspirasi baru untuk bisa
menyerap langsung apa yang dikeluhkan masyarakat. “Tidak cukup hanya
dengan Musrenbang dan reses saja. Harus ada saluran baru dimana
masyarakat bisa langsung menyampaikannya ke saya sebagai kepala daerah.
Ini yang sedang saya rumuskan,” ujarnya.
Jika kelak terpilih, Benyamin bakal menerapkan konsep kepala daerah
untuk tidak selalu berkantor di puspem. “Senin sampai Rabu ngantor di
puspem. Kamis dan Jumat ngantor di kelurahan atau balai warga. Tujuannya
agar kita bisa tahu pembangunan berjalan atau tidak. Kalau memang tidak
jalan, kita bisa tahu dari bawah persoalannya apa. Tapi ini masih dalam
pemikiran kita, karena visi misi calon terpilih kan otomastis akan jadi
RPJMD,” bebernya.
Soal bakal calon wakil walikota, Benyamin mengaku sangat respek
dengan Pilar Saga Ichsan. Bagi Benyamin, selain muda, Pilar juga
merupakan anak muda yang pemikirannya melampaui usianya. “Saat saya
diskusi dengan Pilar, saya tanya apa yang bisa kita tawarkan di Tangsel.
Kata Pilar, ‘Gampang, kita bangun Tangsel dengan Benyamin, yakni
Bersih, Nyaman dan Indah’,” tandas Benyamin sumringah
