Iklan

Presiden Minta Kepala Daerah Mencontoh Desa Gamcheon Busan

Senin, 25 November 2019, November 25, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:09Z

MENYAPA WARGA - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyapa masyarakat saat mengunjungi Desa Budaya Gamcheon di Busan, Korea Selatan, Minggu (24/11).
BUSAN – Presiden Joko Widodo mengatakan kepala daerah di Indonesia bisa mendapatkan inspirasi dari Desa Budaya Warna-Warni Gamcheon di Busan, Korea Selatan (Korsel), untuk menata desa kumuh menjadi daerah yang meningkatkan ekonomi rakyat.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Desa Warna-Warni Gamcheon, Busan, Minggu (24/11), di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Korsel-Asean.
“Saya kira ini sebuah rencana yang sangat baik. Paling tidak, ide-ide seperti ini bisa memberikan inspirasi bagi kepala daerah kita, kampung-kampung kita, bagi desa-desa kita bahwa dari yang sebelumnya kumuh tidak tertata, kemudian bisa ditata dan bisa mendatangkan peningkatan ekonomi bagi masyarakanya,” kata Jokowi bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, didampingi Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi.
Gamchoen merupakan ikon wisata yang menampilkan rumah berwarna-warni yang menjadi pusat ekonomi, budaya, dan pendidikan di wilayah tenggara Korea Selatan.
Saat menyusuri Gamchoen, Presiden dan Ibu Negara disapa lambaian tangan para pedagang dan wisatawan. Selanjutnya, Jokowi dan rombongan mampir ke salah satu kafe dan naik ke lantai dua menikmati indahnya rumah-rumah bercat warna-warni yang padat di lereng pegunungan dan di pinggir laut.
Presiden mengakui bahwa di Indonesia ada beberapa desa, namun belum dikemas secara maksimal untuk dijadikan pusat ekonomi. “(Desa ini) dilakukan penataan, pengecetan, tetapi juga kegiatan pemberdayaan. Jadi, misalnya di sini kita bisa beli, ada kafe bisa minum kopi, tapi murah. Kemudian juga ini makanan-makanan dikemas dengan sangat bagus, diberikan brand dan penyajiannya sangat murah,” kata Jokowi.

Peningkatan Ekonomi

Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan, Presiden Jokowi selain menghadiri KTT Korsel-Asean, juga menghadiri pertemuan bilateral serta pertemuan di bidang ekonomi. “Ada enam program yang akan dilakukan Presiden,” kata Menlu Retno.
Menlu mengungkapkan pada Senin (25/11), Presiden Jokowi mengawali kegiatan bersama para ilmuwan dan peneliti Indonesia. Selanjutnya, meninjau pameran inovasi pelayanan publik, menghadiri KTT CEO Korsel-Asean, working lunch meeting dengan beberapa CEO.
Usai bertemu CEO, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea, Moon Jae-in, yang dilanjutkan penandatangan tiga kesepakatan.
Kesepakatan yang akan ditandatangani adalah selesainya negosiasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dengan Korea Selatan, bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas serta ketiga, MOU mengenai technical cooperation on capital city relocation and development.
“Pada Senin malam menghadiri welcoming dinner KTT Korsel-Asean,” kata Retno.
Komentar

Tampilkan

  • Presiden Minta Kepala Daerah Mencontoh Desa Gamcheon Busan
  • 0

Terkini

Topik Populer