![]() |
CILEGON – Musim kemarau
panjang dan hujan yang jarang di Kota Cilegon membuat sumber-sumber air
mengalami penyusutan debit, bahkan cenderung habis. Hal ini menyulitkan
warga di beberapa wilayah Kota Cilegon untuk memperoleh air bersih untuk
keperluan sehari-hari.
Hal ini menjadi perhatian manajemen PT
Krakatau Steel (KS) dan anak perusahaannya untuk segera memberikan
bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan
tersebut.
PT KS melalui anak usahanya PT Krakatau
Tirta Industri (KTI) menyaalurkan 85.000 ribu liter air bersih ke
beberapa wilayah di Kota Cilegon dan Serang yang terdampak kekeringan
akibat kemarau yang berkepanjangan.
Direktur SDM PT KS, Rahmad Hidayat
mengatakan, sebagai perusahaan yang berada di wilayah Cilegon, pihaknya
merasa harus membantu untuk mengatasi kondisi ini tanpa harus menunggu
permintaan dari warga.
“Kami memiliki fasilitas pendukung di anak
perusahaan yang memproduksi air bersih. PT KTI memiliki kapasitas 2.500
liter per detik dalam memproduksi air untuk industri. Sudah sepantasnya
kami secara grup hadir dalam permasalahan ketersediaan air bersih di
wilayah Cilegon,” ujar Rahmad, Selasa (10/9/2019).
Sementara itu, Direktur Utama PT KTI Agus
Nizar Vidiansyah mengatakan, sepanjang periode Januari hingga Agustus
2019, pihaknya didampingi oleh PT KS sebagai induknya telah menyalurkan
85.000 Liter air bersih ke 8 tempat di wilayah Cilegon dan sekitarnya.
“Terakhir, pada CSR PT KTI bekerja sama
dengan CSR PT Krakatau Steel menyalurkan bantuan air bersih ke Kampung
Cupas Wetan, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol Kota Cilegon,” ujar Vidi.
Kedatangan Tim CSR KTI langsung mendapat
respon masyarakat berbondong-bondong untuk mendapatkan air dari tangki
mobil air bersih KTI. Menurut beberapa sumber mengatakan, banyak warga
yang harus berjalan jauh menuju sumber air bersih dan antre sangat
panjang demi mendapatkan air bersih.
Vidi juga menambahkan pihaknya tidak
menutup kemungkinan PT KTI bekerjasama dengan pihak/instansi lain dalam
menanggulangi kondisi seperti ini sebagai bagian CSR KTI dan kepedulian
perusahaan terhadap lingkungan. Persatuan IStri Karyawan (Periska)
Krakatau Steel salah satunya yang pernah melakukan kerja sama dengan
KTI.
Di Desa Pabean Kecamatan Purwakarta bantuan
dilakukan selama dua hari dengan total air sebanyak 8000 liter.
Sementara di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak bantuan air
dilakukan secara tiga tahap dengan total bantuan 15.000 liter.
Sebelumnya PT bersama BUMN lain juga turut
membantu warga Desa Manglid, Pakuncen, Kabupaten Serang dalam penyediaan
fasilitas air bersih. Air bersih ini mengaliri bagi 400 KK di wilayah
Pakuncen yang berketinggian 330 m dpl. “Alhamdulillah kami bagaikan
mimpi mendapatkan air bersih. Terima kasih atas bantuan air bersih ini,”
ujar Saefullah, Kepala Desa Pakuncen.
