Iklan

Media ‘Online’ Harus Berpatok KBBI

Sabtu, 28 September 2019, September 28, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:36Z
 

SERANG, (KB).- Kantor Bahasa Banten (KBB) meminta kepada media dalam jaringan (daring) atau ‘online’ untuk menggunakan bahasa yang sesuai dengan tata dan kaidah bahasa sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Alasannya, karena selama ini dalam penggunaannya masih kurang tepat.
“Kami selama tiga tahun terakhir melakukan penelitian, dan hasilnya masih banyak media daring dalam penggunaan bahasa masih kurang tepat,” kata Ketua Kantor Bahasa Banten M. Luthfi Baihaqi, saat dihubungiJumat (27/9/2019).
Ia menjelaskan, dalam menilai substansi sebuah masalah itu dengan cara pandang yang berbeda, kata itu harus menyejukan bukan memberikan kata yang tidak benar. Dari kata tersebut yang dinilai untuk sementara ini.
“Hasil penelitian kami, beberapa media yang sudah bagus untuk dipertahankan dan ditingkatkan. Sementara untuk media daring ini masih banyak yang lolos tanpa editor bahasa,” katanya.
Ia meminta, kepada wartawan sebelum unduh lebih baik dibaca terlebih dahulu, secara substansi dan kaidah juga masih kurang. Pihaknya berharap kesalahan dalam penulisan tersebut tidak dicontoh oleh masyarakat.
Komentar

Tampilkan

  • Media ‘Online’ Harus Berpatok KBBI
  • 0

Terkini

Topik Populer