SERANG, (KB).- Sebanyak 17.000 Keluarga Penerima
Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) akan segera masuk
dalam penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Ribuan KPM tersebut,
merupakan warga yang belum ikut dalam BPNT tahun ini.
Koordinator PKH Kabupaten Serang Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten
Serang Farhah Syibli mengatakan, ribuan KPM PKH tersebut, sudah masuk
dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Pusat, sehingga
dipastikan mereka akan mendapatkan BPNT tahun ini.
“Data kami sudah terpadu dengan DTKS. Jadi, nanti seluruh KPM PKH
akan menerima BPNT,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (27/9/2019).
Ia menuturkan, nantinya penerima BPNT juga akan menjadi peserta PKH,
sedangkan KPM PKH yang belum menerima BPNT seluruhnya akan mendapat
bantuan BPNT atau disebut komplementaritas.
“Jadi, dari pusat sudah dipastikan semua peserta PKH pasti akan mendapatkan bantuan BPNT,” ujarnya.
Ia mengatakan, data KPM BPNT yang akan ditarik menjadi peserta PKH,
adalah KPM BPNT yang memiliki komponen pendidikan, kesehatan, dan
kesejahteraan sosial, seperti lansia dan diasabilitas.
Hal tersebut akan dilakukan setelah semua KPM masuk dalam BPNT.
Prosesnya akan dilakukan secara bertahap. “Nanti bertahap akan
dilakukan. Saat ini kan masih ada juga yang belum masuk BPNT,” ucapnya.
Ia berharap, semua KPM PKH dapat tercover semua bantuan dari pusat.
Sebab, PKH merupakan KPM yang paling miskin sesuai dengan kategori yang
ada, sehingga mereka wajib menerima bantuan yang disediakan Pemerintah
Pusat maupun daerah. “PKH itu paling miskin kalau dilihat dari kategori
atau rangkingnya,” tuturnya.
Selain itu, dia juga mendorong pendamping untuk dapat terus proaktif.
Sebab, sejauh ini pendamping yang lebih intens melakukan komunikasi
dengan pusat dan masyarakat, sehingga pendamping dapat membantu KPM yang
belum tercover bantuan dari Pemerintah Pusat, termasuk BPNT.
“Pendamping juga harus proaktif. Tentunya ini juga tugas dan tanggung jawab mereka kepada masyarakat,” katanya
