![]() |
| Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono saat tampil pertama. |
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong keterlibatan masyarakat
untuk mencegah terjadinya kasus korupsi dengan meningkatkan kesadaran
tentang antikorupsi dan segera melaporkan kepada KPK apabila mengetahui
terjadinya korupsi.
KPK menggelar diskusi publik bertema Komunitas dan Masyarakat Sipil Jember Menolak Korupsi yang digelar di Pendapa Wahyawaibawagraha Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (31/8/2019).
Diskusi menghadirkan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono, pemerhati Clean Government yang juga Programme Officer Migrant Care Bambang Teguh Karyanto dan penyuluh anti korupsi Jember Muhammad Zainuri
“KPK ingin mengajak masyarakat sipil untuk tidak melakukan korupsi
yang dimulai dengan hal-hal yang kecil. Bagi KPK lebih baik melakukan
pencegahan korupsi, daripada melakukan penindakan,” kata Giri
Suprapdiono.
Menurut dia, banyak pejabat negara yang melakukan korupsi, meskipun
sudah memiliki penghasilan yang cukup tinggi. Kadang tahu bahwa yang
dilakukannya adalah melanggar hukum seperti kasus gratifikasi yang
menimpa mantan Kepala SKK Migas.
Seorang kepala daerah juga bisa melakukan korupsi melalui beberapa
hal di antaranya mutasi pegawai, pengadaan barang dan jasa, serta
penerbitan perizinan. “Masyarakat juga harus mengawasi itu dan kalau
mengetahui silakan laporkan ke KPK,” tuturnya.
Ia menjelaskan masyarakat bisa mendorong pemerintah daerah untuk
melakukan transparansi karena dengan tata kelola pemerintahan yang
transparan akan mengurangi potensi korupsi di daerah.
Sedangkan Bambang Teguh Karyanto mengatakan masyarakat harus
mendorong pemerintah untuk membuka ruang partisipasi publik dan
transparan sehingga masyarakat bisa dilibatkan dan berkontribusi dalam
persoalan tersebut.
“Agar pemberantasan korupsi efektif, diperlukan pemberian ruang yang
seluas-luasnya bagi partisipasi publik sebagai kontrol atau pengawasan
terhadap penyelenggaraan pemerintahan dalam pengelolaan dana publik,”
katanya.
Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi di
Kabupaten Jember selama 30 Agustus hingga 1 September 2019 menggelar
berbagai kegiatan. Antara lain sosialisasi anti korupsi kepada pelajar,
pembekalan anti korupsi kepada anggota dewan, kuliah umum anti korupsi
kepada mahasiswa, pameran anti korupsi, diskusi publik dan sebagainya.
