Iklan

Dianggarkan Lagi di APBD Perubahan 2019 Pemprov Kaji Nasib Jalan Siliwangi

Minggu, 23 Juni 2019, Juni 23, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:49Z


PAMULANG – Pengerjaan Jalan Siliwangi, persisnya di depan PLN Pamulang masih menyisakan “PR”. Meski sudah diratakan, hingga saat ini nasibnya belum jelas. Lanjut tidak? Tidak kunjung dilanjutkan.
Beberapa bulan lalu, diketahui sudah dibongkar. Alat berat dikerahkan untuk meratakan, termasuk sudah disebar bantalan jalan. Sudah diurug sirtu dan sudah rata. Namun belum tampak dimuluskan menggunakan cor beton atau aspal. Padahal jika sudah dimuluskan, pastinya lalu lintas kendaraan akan lebih lancar.
Kondisi tak ada kejelasan itu, memantik perhatian Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy ketika berkunjung ke Tangsel, kemarin. Sepertinya Pemrov Banten kembali menimang nasib Jalan Siliwangi dengan menganggarkan lagi untuk pengerjaan.
Dijelaskan Andika, persoalan jalan Siliwangi yang tak kunjung usai memang sejak awal sudah ada hambatan. Hambatan dialami tim teknis lapangan. Persoalan lahan, di antaranya. Hal itu menjadi problem hingga kini.
“Belum rampungnya Jalan Siliwangi memang sejak awal soal pembebasan lahan, sehingga menjadi hambatan hingga kini,” kata putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini.
Namun demikian, disampaikan Andika segera akan dirampungkan. Agar tidak menjadi momok pekerjaan. Dikarenakan sudah cukup lama tak kunjung selesai. Anggaran dialokasikan pada perubahan APBD Banten 2019 ini, sehingga dapat diselesaikan dengan cepat dan masyarakat bisa berjalan dengan mulus. Tanpa ada hambatan. “Kami akan anggarkan kembali pada perubahan tahun 2019 sampai 2020 ini untuk penyelesaian,” ujar Andika.
Selain di Jalan Siliwangi, pihaknya pun akan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Banten soal Jalan Raya Serpong di depan SMAN2 Tangsel hingga Taman Tekno. Hal ini atas laporan adanya pengendara yang alat vitalnya bengkak akibat terbentur saat berkendara akibat jalan rusak dan berlobang. “Nanti saya cek kondisi jalan sama ke Dinas Pekerjaan Umum. Benar itu jalan provinsi yah,” sambungnya sambil tertawa saat mendengar adanya lapor pengendara alat vitalnya bengkak.
Laporan itu berawal dari pengendara, warga Tangsel Cecep Supriatna. Ketika berkendara dari arah Muncul menuju Serpong melintasi Jalan Raya Serpong yang kondisi jalan lebar dan sepi, para penengara pasti melaju dengan cepat. Namun di tengah jalan banyak lubang. Ini menyebabkan pria cablak itu mulas dan bengkak alat vitalnya akibat terbentur saat berkendara.
“Kondisinya bahaya, lubanya dalam-dalam dan banyak. Posisinya ada di pinggir ada juga di tengah. Yang pasti cukup membahayakan,” tutur Cecep yang menjelaskan kejadian tersebut terjadi jelang masa musim lebaran kemarin.
Ia pun meminta jalan-jalan yang ada di Tangsel milik Provinsi Banten diperhatikan. Mendapat pemeliharaan dan perbaikan. Supaya para pengendara lebih aman dan nyaman. Sangat dibutuhkan kerja cepat dalam perawatan jalan. Jika tidak cepat, jalan digunakan setiap hari tersebut akan lebih parah lagi. Kerusakannya semakin parah.
Komentar

Tampilkan

  • Dianggarkan Lagi di APBD Perubahan 2019 Pemprov Kaji Nasib Jalan Siliwangi
  • 0

Terkini

Topik Populer