PANDEGLANG, (KB).- Wakil Bupati Pandeglang Tanto
Warsono Arban mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas
daerah. Pentingnya rasa aman bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak
diinginkan.
“Apabila terjadi sesuatu yang buruk di daerah akan merugikan kita
semua dan mengancam persatuan dan kesatuan,” kata Wakil Bupati
Pandeglang Tanto Warsono Arban saat menjadi inspektur upacara peringatan
Hari Kebangkitan Nasional dan Peringatan Hari Pendidikan di Alun-alun
Pandeglang, Senin (20/5/2019).
Menurut Tanto, pemilihan umum berupa pileg dan pilpres sudah selesai
dan tinggal pengumuman penetapan pemenang capres dan cawapres terpilih
22 Mei mendatang. Oleh sebab itu, Tanto mengimbau agar masyarakat
Pandeglang selalu menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kita harus kembali bersatu agar tetap utuh dan kondusivitas daerah tetap terjaga,” tuturnya.
Selain itu, Tanto menyatakan, pemerintah pusat, Pemprov Banten dan
Pemkab Pandeglang berkonsentrasi pada peningkatan kualitas sumber daya
manusia (SDM) yang andal, sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan
lebih baik dan akhirnya dunia pendidikan dapat bersaing di kancah
nasional dan tingkat global.
“Saya meminta semua elemen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan
cara berkonsentrasi dalam pembangunan dunia pendidikan,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pandeglang
Olis Solihin mengatakan, peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi
refleksi untuk memperkuat pendidikan di Pandeglang sesuai dengan tema
“Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.
Menurut Olis, peringatan hari pendidikan ini menjadi momentum untuk
menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan kualitas pendidik sebagai
bagian dari peningkatan mutu pendidikan yang baik.
“Jika kita berbicara dengan peningkatan pendidikan, itu terdapat
beberapa indikator. Di antaranya, potensi dan profesionalisme tenaga
pendidik, sarana dan prasarana pendukung,” ujarnya.
