SERANG, (KB).- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan
Maulanan Hasanudin (SMH) Banten melakukan penandatanganan perjanjian
kerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) di salah satu rumah makan
di Kota Serang, Kamis (23/5/2019). Hadir dalam kegiatan tersebut,
rektor UIN SMH Banten, wakil rektor, dekan fakultas, kepala cabang BTN
Cilegon.
Kepala cabang BTN Cilegon, Beni Bratawan Budi menyampaikan bahwa
pihaknya berharap kerjasama antara BTN dan UIN Banten dapat lebih
ditingkatkan lagi, baik dalam hal pelayanan maupun pembiayaan. “Kami
selalu berusaha untuk bisa memenuhi apa yang dibutuhkan oleh kampus,
khususnya pelayanan kepada mahasiswa, ujar Beni.
Ia mengatakan, ke depan, setiap semester pihaknya akan memberdayakan
mahasiswa agar bisa bekerjasama dengan BTN dalam hal menjadi sumber
penelitian dalam penyusunan skripsi dan tesis, serta dalam penerimaan
tenaga magang hingga perekrutan pegawai bank khusus alumni UIN Banten,
katanya.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya siap mengakomodir pelayanan sarana
prasarana, bantuan perkreditan baik perumahan maupun dibidang lain
hingga penerimaan mahasiswa magang. “Peningkatan pelayanan akan lebih
maksimal dengan adanya kantor cabang pembantu di dalam lingkungan kampus
UIN Banten,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika dilihat di beberapa tempat, ke depan
UIN Banten tidak hanya berhubungan dengan satu bank saja. “Hal itu
memacu kami untuk menjadi lebih baik lagi, tentu dengan tetap menjaga
komunikasi yang baik,” ujar Beni.
Sementara, Rektor UIN Banten Fauzul Iman menyampaikan rasa syukur
atas kemudahan yang diberikan sehingga bisa menyambung kembali MoU
antara BTN dan UIN SMH Banten.
“Diharapkan ke depan ada hal-hal baru dari MoU ini sesuai regulasi,
pola kepentingan umat, dan prinsip yang mulia. Karena ini adalah uang
negara dan uang umat, jadi untuk kepentingan negara dan umat,” ujar
Fauzul.
Ia mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada kepala cabang
BTN Cilegon dan jajarannya, karena telah memenuhi dan merespon apa saja
yang menjadi niatan UIN Banten untuk lebih maju dan berkembang.
“Silaturahmi ini juga melanjutkan hubungan yang cukup lama, yaitu 15
tahun, sekalipun rektor berganti tapi kebaikan harus senantiasa
berjalan,” ujarnya
