Iklan

LPTQ Banten Gelar Rakor di Banten Lama

Kamis, 23 Mei 2019, Mei 23, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:24Z


SERANG, (KB).- Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten akan menggelar rapat koordinasi dan silaturrahim pengurus, Selasa (28/5/2019). Pada momentum tersebut sekaligus digelar penutupan khataman Alquran.
Ketua Harian LPTQ Banten, Prof. Dr. KH. HE. Syibli Syarjaya mengatakan, dipilihnya Masjid Agung Sultan Hasanudin Banten sebagai tempat silaturrahim, sebab setiap Kamis malam LPTQ menggelar khataman Alquran di kawasan ziarah tersebut.
“Alhamdulillah, selama ini LPTQ rutin menggelar hataman Alquran setiap Kamis malam di Masjid Agung Banten Lama,” kata Prof. Syibli.
Menurut Prof. Syibli, dijadikannya Masjid Agung Banten Lama sebagai tempat khataman Alquran karena atas arahan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, serta Kepala Biro Kesra Irvan Santoso.
LPTQ Banten, kata Prof. Syibli, langsung menyambut anjuran tersebut. Sebab selain Banten Lama memiliki nilai historis, juga Pemprov Banten sedang konsentrasi menata Banten Lama.
“Pak Gubernur ingin, agar setiap peziarah masuk kawasan Banten Lama maka yang didengar pertama kali adalah suara lantunan Alquran. Insya Allah LPTQ Banten akan mewujudkan harapan tersebut,” katanya.
Terkait rakor LPTQ, Prof. Syibli menyebutnya sebagai momentum yang strategis. Selain bersamaan dengan Ramadan, kegiatan itu juga untuk membahas berbagai hal terkait program LPTQ Banten 2019. Program terdekat, pasca Idul Fitri akan digelar STQ Nasional di Pontianak.
“Banyak hal yang akan dibahas dalam rakor, termasuk soal persiapan dan kesiapan STQ Nasional,” katanya.
Intinya, tegas Prof. Syibli, Banten harus mempersiapkan secara maksimal peserta yang akan dikirim ke STQ Nasional. “Kalau sudah ikhtiar maksimal, maka hasilnya diserahkan kepada Allah,” katanya.
Sementara itu, KH. Mi’roj Alhafiz mengaku senang ia dan santri-santrinya menjadi bagian dari dari program LPTQ Banten dalam menggelar hataman di Masjid Agung Sultan Hasanuddin Banten Lama.
“Tentu sebuah kehormatan bagi saya dan para santri bisa terlibat dalam kegiatan ini,” katanya.
Sementara Kiai Muflih Alhafiz berharap hataman Alquran di Banten menjadi program rutin dan berkesinambungan. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga sangat besar pengaruhnya bagi nama Banten yang dikenal sebagai daerah santri.
Komentar

Tampilkan

  • LPTQ Banten Gelar Rakor di Banten Lama
  • 0

Terkini

Topik Populer