Iklan

RAPBD Kota Cilegon 2018 Naik Rp 38 Miliar

Selasa, 24 Oktober 2017, Oktober 24, 2017 WIB Last Updated 2026-04-20T02:31:06Z


CILEGON, (KB).- Struktur pendapatan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja RAPBD 2018 ditetapkan naik Rp 38 miliar. Jika di APBD 2017 sebesar Rp 1,713 triliun, pada RAPBD 2018 dicantumkan sebesar Rp 1,751 triliun. Penambahan struktur pendapatan ini ditopang dari proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang juga meningkat Rp 215 miliar. Dimana pada APBD 2017 sebesar Rp 499 miliar, kemudian pada RAPBD 2018 naik Rp 714 miliar.
Sementara dana perimbangan di APBD-P 2017 menurun sebesar Rp 38 miliar. Yakni pada APBD 2017 sebesar Rp 900 miliar, sementara di RAPBD 2018 turun Rp 862 miliar. Sedangkan pos lain-lain pendapatan daerah yang sah, naik Rp 45 miliar. Pada APBD 2017 sebesar Rp 130 miliar, sementara di RAPBD 2018 Rp 175 miliar.
Sementara itu, anggaran belanja RAPBD 2018 tidak bertambah maupun berkurang, yakni Rp 1,9 triliun. Anggaran belanja ini terdiri atas belanja tidak langsung Rp 710 miliar dan belanja langsung Rp 1,1 triliun.  Meski demikian, terjadi devisit pada anggaran belanja terhadap anggaran pendapatan sebesar Rp 99 miliar. Untungnya, berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan hingga triwulan III di 2017, diperkirakan terdapat sisa lebih perhitungan anggaran tahun berjalan sebesar Rp 100 miliar.
Lalu pada pos pengeluaran pembiayaan, dialokasikan penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Badan Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS-CM) sebesar Rp 1 miliar. Sehingga pada komponen pembiayaan terdapat surplus pembiayaan sebesar Rp 99 miliar, maka devisit tertutupi sempurna dan terjadi berimbang.
Hal itu diketahui ketika Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon melaksanakan Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan Dua Raperda menjadi Perda, Persetujuan Lima Pembentukan Panitia Khusus, Serta Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Cilegon 2018, di Ruang Paripurna DPRD Cilegon, Senin (23/10/2017).  Hadir pada rapat tersebut Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar, serta sejumlah pejabat Pemkot Cilegon dan anggota DPRD Kota Cilegon.
Plt Wali Kota Cilegon dalam sambutannya mengatakan, peningkatan kinerja perekonomian daerah tidak dapat dipisahkan dengan peran pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Karena secara makro ekonomi, pengeluaran pemerintah memiliki multiplier effect bagi perekonomian daerah. “Terkait hal itu, RAPBD 2018 adalah alat bagi Pemkot Cilegon dalam menghadirkan efek pengganda bagi perekonomian Kota Cilegon,” katanya.
Pada bagian lain, Ketua DPRD Cilegon Fakih Usman Umar berpesan agar RAPBD Cilegon 2018 diselesaikan dalam tempo yang singkat. Mengingat waktu untuk penetapan APBD 2018 tinggal sedikit lagi. “Saya berharap APBD 2018 dapat diparipurnakan di November. Saya kira tidak perlu berlama-lama, mengingat tidak banyak waktu untuk diselesaikan,” ucap Faqih
Komentar

Tampilkan

  • RAPBD Kota Cilegon 2018 Naik Rp 38 Miliar
  • 0

Terkini

Topik Populer