Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

“Upaya Pencegahan Penyalagunaan Narkoba Bagi Pemuda Desa"

Kamis, 31 Agustus 2017 | Agustus 31, 2017 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T02:29:27Z
ALFIAN

Oleh : Alfian Aktivis Pemerhati Sosial-

Lampung -Pemakaian narkoba merupakan suatu ancaman yang sangat serius terhadap perjalanan bangsa karena mempunyai dampak yang sangat besar terhadap kondisi sosial ekonomi dan keamanan negara.  Penyakit masyarakat lain yang tak kalah seriusnya adalah penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang dapat mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat adanya virus yang disebut HIV.
Pada saat ini penggunaan narkoba di masyarakat sudah sampai pada tahap yang membahayakan. Peredaran dan pemakaiannya tidak lagi hanya di perkotaan tetapi sudah merambah sampai ke pedesaan, begitu juga dengan usia pemakainya tidak hanya orang dewasa tetapi juga banyak di kalangan remaja dan anak anak. Dari beberapa survei dinyatakan bahwa pengguna narkoba ini persentase terbesarnya adalah generasi muda.
Kabupaten 50 kota adalah daerah perlintasan yang menghubungkan antar propinsi yang ada di Sumatera seperti Medan, Aceh, Pekanbaru dan kota kecil lainnya. Sebagai kota perlintasan tentu sangat rawan dengan kejahatan sosial dan kejahatan lainnya, tak terkecuali penggunaan narkoba yang sangat meresahkan masyarakat dan orang tua.
Akibat dari pemakaian narkoba ini akan menyebabkan lepas kontrol dari penggunanya, sehingga pergaulan bebas akan membawa dampak kepada sex bebas yang berujung terserangnya pengguna terhadap virus HIV/AIDS. Epidemi HIV/AIDS saat ini sudah cukup membahayakan. Sampai tahun 2014, 150.296 orang telah terinfeksi HIV, 55.399 orang diantaranya meninggal karena AIDS. Sementara pertumbuhan orang yang terinfeksi HIV setiap tahunnya sejak tahun 2000 rata-rata 30 %. Menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pengguna narkoba di Indonesia sebanyak 5,6 juta pada kelompok usia 10-59 tahun di tahun 2017.
Masyarakat yang berada di daerah sekitar perlintasan akan rawan dengan penularan penggunaan narkoba terlebih siswa merupakan salah satu sasaran yang sangat rentan terhadap ancaman narkoba maupun penyakit AIDS. Dilihat dari kelompok umur, pengidap penyakit AIDS maupun kasus narkoba terbesar ada pada kelompok umur 20-29 tahun. Kondisi mental yang belum stabil dan pengaruh lingkungan dan globalisasi merupakan faktor yang sangat berpengaruh. Keberadaan siswa yang jauh dari orang tua dan komunikasi antara orang tua dengan siswa yang kurang memadai akan menambah peluang terjerumusnya pada hal hal yang negatif.
Upaya Pemerintah Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, pencegahan terhadap bahaya narkoba bagi masyarakat yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta langkah-langkah yang harus diperhatikan agar tidak terjerumus kedalamnya dan memberikan pemahaman regulasi tentang narkoba. Dengan adanya sosialisasi setidaknya dapat meminimalisir penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan APBDes Tahun anggaran 2017.
Seseorang yang terjerumus pada narkoba awalnya ingin mencoba karena rasa ingin tahu atau agar tidak diberikan julukan ketinggalan zaman oleh rekan rekannya, sedangkan jika sudah ketagihan maka akan sulit untuk menghilangkannya. ( ALFIAN )
×
Berita Terbaru Update