Iklan

Pencari Kerja Meningkat Dua Kali Lipat

Rabu, 05 Juli 2017, Juli 05, 2017 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:06Z

Pascalibur Lebaran 2017 pencari kerja (pencaker) di Kota Serang meningkat dua kali lipat dari hari biasanya. Peningkatan terlihat dari jumlah pemohon pembuatan kartu kuning di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang yang mencapai 150 pemohon per hari sejak hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran, di hari biasa Disnaker biasanya hanya melayani 50 sampai 70 pemohon per hari.
Kepala Seksi Penempatan Ketenagakerjaan pada Disnakertrans Kota Serang, Roswiyanti mengatakan, setelah libur Hari Raya Idulfitri, jumlah pemohon kartu kuning yang menjadi salah satu syarat untuk melamar pekerjaan meningkat. Di hari pertama kerja Senin (3/7/2017) pemohon kartu kuning mencapai 150 orang. “Hari ini (kemarin) pagi-pagi saja sudah melayani 75 orang, belum siang sampai jam pulang kerja kemungkinan jumlahnya seperti kemarin (Senin), tapi kelihatannya pemohon lebih banyak hari ini (kemarin),” katanya saat ditemui Kabar Banten di ruang kerja, Selasa (4/7/2017).
Menurut dia, yang akrab disapa Wiwi, di hari biasa jumlah pemohon pembuatan kartu kuning biasanya hanya mencapai 50 sampai 70 pemohon. Namun, menurut dia, peningkatan pemohon kartu kuning memang biasa terjadi pada saat-saat tertentu, di antaranya kelulusan sekolah tingkat SMA/SMK dan setelah libur Lebaran. “Pembuat kartu kuning selalu banyak, setiap tahun terutama setelah pengumuman kelulusan sekolah dan setelah Lebaran. Biasanya setelah Lebaran banyak industri yang buka lowongan pekerjaan, karena kadang ada pegawainya yang mudik, tapi tidak kembali bekerja lagi,” ujarnya.
Ia menuturkan, pemohon kebanyakan baru lulus SMA atau SMK, karena memohonnya kebanyakan yang pakai surat tanda lulus 2017, jadi belum pakai ijazah. “Pemohon terbanyak dari lulusan SMK, mungkin karena lulusan SMK yang melanjutkan kuliah jarang, kalau SMA kan yang melanjutkan kuliah banyak,” ucapnya.  Ia mengungkapkan, para pemohon kartu kuning tersebut kebanyakan berencana melamar pekerjaan di luar Kota Serang. “Jadi, saat saya tanya-tanya ke pemohon kartu kuning, mereka mau melamar kerja di mana itu ada yang mau ke Cikande ke industri. Jadi, melamar kerjanya ke luar Kota Serang. Memang di Kota Serang belum banyak lowongan kerjanya, hanya ada beberapa lowongan itu juga hanya untuk di toko-toko baru yang tidak butuh banyak pegawai,” tuturnya.
Terkait persyaratan untuk pembuatan kartu kuning, kata dia, tidak terlalu sulit, pemohon cukup membawa ijazah yang dilegalisasi, fotokopi KTP dan foto 3×4. “Sementara, bagi yang belum memegang ijazah bisa menggunakan surat tanda lulus dari sekolah, kemudian bagi yang tidak punya KTP bisa pakai surat keterangan pengganti KTP yang dikeluarkan pihak Disdukcapil. Untuk pelayanan petugas di loket ada lima orang dan syukur teratasi, meskipun banyak pemohon,” ujarnya.
Sementara, jumlah pemohon kartu kuning pada Januari 2017 sebanyak 671 pemohon, Februari 541 pemohon, Maret 694 pemohon, April 619 pemohon, Mei 2.436 pemohon, dan Juni 654 pemohon, total sebanyak 5.615 pemohon.  Seorang pemohon kartu kuning, Maysa mengatakan, membuat kartu kuning untuk persiapan jika ada lowongan pekerjaan. “Belum tahu mau melamar ke mana, persiapan saja, nanti kalau mau melamar kerja sudah ada. Saya tahun ini baru lulus SMK,” tuturnya.
Komentar

Tampilkan

  • Pencari Kerja Meningkat Dua Kali Lipat
  • 0

Terkini

Topik Populer