Iklan

Pembinaan Karakter di SDN Sukasari 5 Tangerang, Kepala Sekolah Tekankan Pentingnya Menjadi Pendengar yang Baik

Senin, 06 April 2026, April 06, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:21Z

 


TANGERANG, KONTAK BANTEN — Suasana khidmat menyelimuti lapangan SDN Sukasari 5 usai pelaksanaan upacara bendera, Senin (6/4/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan pihak sekolah untuk memberikan pembinaan karakter kepada para siswa, dengan menekankan pentingnya kemahiran mendengar sebagai bagian dari akhlak dan etika.

Kepala Sekolah SDN Sukasari 5, Wawat Tustiawati, dalam arahannya menyampaikan bahwa kemampuan mendengarkan merupakan fondasi utama dalam membangun sikap saling menghargai.

“Kalau itu sudah tertanam dalam diri kalian, insya Allah kalian bisa menghargai orang lain dan juga dihargai. Ketika kalian mampu mendengarkan, kalian akan menjadi pribadi yang hebat karena bisa menahan diri untuk tidak berbicara,” ujarnya di hadapan siswa.

Empati Dimulai dari Mendengarkan

Wawat menegaskan, keterampilan berbicara yang baik tidak akan bermakna tanpa diimbangi dengan kemampuan mendengarkan. Menurutnya, empati terhadap orang lain lahir dari proses menyimak dengan baik.

“Keterampilan berbicara mungkin bagus, tetapi jika tidak mampu mendengarkan, kita tidak akan memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap orang lain,” tegasnya.

Ia menilai, kemampuan menahan diri untuk tidak memotong pembicaraan merupakan tantangan tersendiri bagi siswa, namun menjadi indikator penting dalam pembentukan karakter.

Soroti Disiplin dan Kebersihan

Dalam pembinaan tersebut, Wawat juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Ia mengungkapkan masih adanya siswa yang mengabaikan arahan guru terkait kebersihan, seperti membiarkan sampah di kolong meja.

“Sering diingatkan untuk memungut sampah, tetapi masih ada yang belum peduli. Padahal selama Ramadan kita dilatih untuk menjadi pribadi yang peduli, dermawan, dan disiplin,” katanya.

Ia pun mengingatkan agar nilai-nilai positif yang dibangun selama bulan Ramadan tetap dijaga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk disiplin waktu dan ibadah.

“Jangan saat bulan puasa rajin, tetapi setelahnya datang ke sekolah malah terlambat,” pesannya.

Bentuk Karakter Peduli dan Peka

Menurut Wawat, pembinaan ini bertujuan membentuk pribadi siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia berharap, melalui kebiasaan sederhana seperti mendengarkan dengan baik, siswa dapat tumbuh menjadi individu yang berakhlak mulia dan mampu berinteraksi secara positif di masyarakat.

“Insya Allah, dengan menjadi pendengar yang baik, kita bisa membentuk pribadi yang peduli dan peka terhadap lingkungan,” pungkasnya

Komentar

Tampilkan

  • Pembinaan Karakter di SDN Sukasari 5 Tangerang, Kepala Sekolah Tekankan Pentingnya Menjadi Pendengar yang Baik
  • 0

Terkini

Topik Populer