![]() |
| Foto: (Sumber : Para pemudik bersepeda motor yang diangkut KRI Banda Aceh dari Jakarta tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2026). |
SEMARANG, KONTAK BANTEN – Sebanyak 707 pemudik bersama 261 sepeda motor yang diangkut menggunakan KRI Banda Aceh tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (18/3/2026).
Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang, Sabprowanto, mengatakan jumlah tersebut merupakan bagian dari total 1.447 penumpang yang diberangkatkan dari Jakarta dalam program mudik gratis TNI Angkatan Laut.
Ia menjelaskan, sebagian pemudik lainnya masih melanjutkan perjalanan menuju Surabaya menggunakan kapal yang sama.
“Bagi pemudik yang tidak membawa kendaraan, kami juga menyediakan fasilitas lanjutan,” ujar Sabprowanto.
Sebagai bentuk dukungan, TNI Angkatan Laut menyediakan layanan bus bagi pemudik tanpa kendaraan untuk melanjutkan perjalanan ke stasiun maupun terminal. Fasilitas ini bertujuan memastikan mobilitas pemudik tetap lancar hingga ke daerah tujuan akhir.
Program mudik gratis menggunakan kapal perang ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, agar perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman dibandingkan melalui jalur darat.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang, Budi Prakoso, menyatakan program tersebut merupakan wujud sinergi berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran.
Ia berharap kemudahan layanan ini dapat membantu para pemudik dalam perjalanan pulang ke kampung halaman dengan lebih tertib dan aman.
Sebagian besar pemudik yang tiba di Semarang diketahui masih melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah, termasuk Solo dan sekitarnya.
Adapun layanan mudik gratis menggunakan kapal perang ini juga akan kembali dibuka pada arus balik, yakni pada 25 Maret 2026, dengan rute dari Semarang menuju Jakarta.
