Iklan

Imigrasi Bandara Soetta Perketat Pengawasan

Kamis, 26 Desember 2024, Desember 26, 2024 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:33Z

 

 

 TANGERANG—Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Soekarno-Hatta dalam rangka menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 memperketat pengawasan atas kewaspadaan selama menjalankan tugas pelayanan keimigrasian dan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Soetta.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Subki Miuldi mengatakan, selama momen liburan perayaan Natal dan tahun baru 2025, pihaknya meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan menjalankan tugas pelayanan keimigrasian dan pemeriksaan keimigrasian, diantaranya meningkatkan peran intelijen dalam melakukan deteksi dini terhadap kegiatan dan keberadaan Warga Negara Asing yang berpotensi menganggu keamanan dan ketertiban selama Natal dan Tahun Baru.
Kemudian, pihaknya juga meningkatkan intensitas pengawasan di daerah yang banyak ditinggali oleh orang asing seperti di kawasan Cengkareng dan lainnya. Kami juga melakukan koordinasi dengan Polri, KKP, TNI dan instansi terkait lainnya yang berada di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta,” kata Subki dalam keterangannya, Kamis (26/12/2024).
Dia juga menyebutkan, selama 2024, warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok paling banyak melakukan perbuatan melanggar hukum. Pelanggaran yang dilakukan diantaranya seperti surat izin tinggal dan perilaku buruk lantaran terpengaruh alkohol.Paling banyak itu RRC. Mereka melanggar izin tinggalnya. Mereka juga melakukan sesuatu yang tidak baik di pesawat saat landing kita tolak. Mungkin karena banyak minum dan sebagainya,” ungkapnya.
Dalam momen perayaan liburan Nataru ini, kata Subki, pihaknya juga tetap melayani masyarakat yang membutuhkan permohonan layanan keimigrasian. Pihaknya akan memberikan pelayanan yang prima.
“Libur Natal dan Tahun Baru sangat identik dengan meningkatnya permohonan layanan keimigrasian, seperti pembuatan paspor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soetta, Bismo Surono menyebutkan, pihaknya mencatat bahwa dari 1 Januari 2024 sampai 15 Desember 2024 terdapat 718 WNA yang ditolak masuk ke Indonesia. 180 WNA diantaranya berasal dari Tiongkok.

“Dari 718 WNA yang ditolak masuk ke Indonesia, paling banyak itu Tiongkok,” paparnya..

Dikatakan, WNA tersebut ditolak dengan bermacam masalah mulai dari keamanan hingga pemukulan karena dalam kondisi tidak sadar atau terpengaruh alkohol.

“Karena terlalu banyak minum alkohol itu pun juga menjadi suatu dasar untuk kita bisa melakukan penolakan,” pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

  • Imigrasi Bandara Soetta Perketat Pengawasan
  • 0

Terkini

Topik Populer