Iklan

Menjelang Pilkada 2024, Waspadai Lembaga Survei Pesanan

Rabu, 23 Oktober 2024, Oktober 23, 2024 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:53Z

 

  JAKARTA ( KONTAK BANTEN) - Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI ), Siti Zuhro, mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap lembaga  survai pesanan yang akan memberikan informasi sesat menjelang pemilihan presiden ( Pilpres )  Maupun Menjelang Pilkada 2024 . Masyarakat harus cermat dan tidak menelan begitu saja informasi dari lembaga survei.

“Harus dilihat sumber pendanaan lembaga  survai , itu tarikan politik,” kata Siti saat dihubungi Tempo, Senin, Ia berpesan jangan asal survei tapi tidak tahu pemesannya.Menurut Siti, salah satu cara untuk mengetahui apakah lembaga survei netral atau sebaliknya dalam memberikan informasi adalah melihat pihak yang mendanainya. Lembaga survei yang memiliki kredibilitas akan mudah diketahui sumber pendanaan surveinya karena lembaga survei akan mendeklarasikan sendiri sumber pemasukannya.
Kepentingan politik membuat suatu hasil  survai  yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai akademis, kata Siti, bisa menjadi sesat. Survei yang demikian akan membuat masyarakat awam dijejali informasi yang tidak benar.
Siti meminta pihak-pihak yang kerap menjadikan lembaga survei alat untuk membohongi masyarakat berhenti melakukannya di  Pilpres 2024 . Hal itu, kata dia, diperlukan untuk menghindari suasana keruh dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.embaga survei diminta menjunjung adab demokrasi. “Berkata sejujurnya, transparan, dan bertanggung jawab.”
Ia tidak menyalahkan jika ada partai yang membiayai suatu lembaga untuk melakukan  survai  politik. Namun ia meminta hasil survei hanya digunakan untuk kepentingan internal partai, bukan disebarluaskan kepada masyarakat. “Tidak semua masyarakat well-informed, banyak yang hanya akan telan-telan (informasi begitu) saja.”
Komentar

Tampilkan

  • Menjelang Pilkada 2024, Waspadai Lembaga Survei Pesanan
  • 0

Terkini

Topik Populer