Iklan

Diabaikan dalam Perekrutan Naker, Warga Curug Gerotan Cibeber Protes PT. CMT

Selasa, 07 Juli 2020, Juli 07, 2020 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:47Z


CILEGON- Karena tidak mengakomodasi kepentingan warga setempat sebagai tenaga kerja, warga RW 06, Lingkungan Curug Gerotan, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, menolak lanjutan pelakasanaan proyek pembangunan Stockyard atau lahan tempat penyimpanan bahan galian yang dilakukan PT. Cahaya Mulya Teknik (CMT).
Bahkan sejak dimulainya pekerjaan beberapa bulan lalu, pihak perusahaan tidak datang untuk berkoordinasi dengan warga sekitar melalui RT/RW. Warga sempat melakukan aksi penolakan dengan menutup jalan pada 6 Juni lalu. “Ini proyek jelas di depan lingkungan kita, sampai ada relokasi akses jalan utama ke lingkungan saja pengusaha yang bernama Faturrohman tidak ada niatan baik untuk datang menemui warga untuk sekadar minta izin ke kami. Makanya pembangunan proyek tersebut pernah kami stop paksa,” kata Ketua Pemuda Link Curug Gerotan, Fatah, kepada wartawan, Jum’at (3/7/2020).
Padahal, pascaaksi penolakan tersebut, warga sempat bertemu dengan perwakilan PT. CMT dan melakukan mediasi dan mendapatkan kesepakatan. Namun menjelang sebulan waktu kesepakatan tersebut  dibuat, pihak perusahaan hingga kini belum merealisasi tuntutan warga. “Setelah aksi, kita dengan Faturohman dari CMT dimediasi oleh Kapolsek dan ada kesepakatan di atas materai, yakni tuntutan agar PT. CMT memerhatikan warga Gerotan, serta perusahaan wajib memberikan kuota khusus tenaga kerja serta CSR,” ungkapnya.
Hal tersebut dibenarkan Ketua RT 03 Bahroni yang ikut  menyatakan penolakannya. Bahroni juga mempertanyakan penerbitan sepihak surat keterangan izin lingkungan tanpa sepengetahuannya sebagai ketua RT. “Janggal, izin lingkungan sudah keluar, padahal tiga ketua RT, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Curug Gerotan belum tanda tangan, yang tanda tangan cuma Sekretaris Kelurahan, Babinsa, dan Babinkamtibmas,” bebernya.
Diketahui, PT. CMT dalam proyek ini mengadakan kegiatan trading agent yang mengontrak di atas lahan seluas 7 hektar. Hingga saat ini, Direktur PT. CMT Kim Jeung Ho belum bisa dikonfrmasi wartawan.
Komentar

Tampilkan

  • Diabaikan dalam Perekrutan Naker, Warga Curug Gerotan Cibeber Protes PT. CMT
  • 0

Terkini

Topik Populer