![]() |
Cara Unik Komunitas Sepeda di Serang Ucapkan HUT Bhayangkara
|
SERANG-Komunitas sepeda di Serang Raya, Taruna Cycling Club, menggunakan
cara unik mengucapkan HUT Bhayangkara ke 74. Mereka menggowes sepeda
sejauh 30km, mulai dari Alun-alun Barat Kota Serang dan finish di titik
nol kilometer tol Serang-Panimbang (Serpan).
Selain sebagai sarana olahraga, mereka juga mengucapkan HUT
Bhayangkara ke-74 dengan cara gowes. Lantaran di tengah pandemi covid-19
ada larangan untuk berkerumun, sesuai protokol kesehatan.
Bendera merah putih dan Bhayangkara di ikat ke leher dan
membiarkannya berkibar di punggung mereka, selama bersepedah. Di garis
finish, bendera itu di ikat ke tiang kecil dan dikibarkan di titik nol
kilometer tol Serang-Panimbang.
“Tadi kita gowes dari Alun-alun Kota Serang sampai titik nol Serang
Panimbang, salah satu proyek strategis Presiden Jokowi di Banten,” kata
koordinator komunitas sepedah Taruna Cycling Club, Rendy, ditemui di Tol
Serang-Panimbang, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (01/7/2020).
Di garis finish, tepatnya di titik nol kilometer tol
Serang-Panimbang, bendera merah putih dan Bhayangkara di kibarkan oleh
anggota Taruna Cycling Club. Mereka berharap, agar Polri semakin
profesional dan terus menjadi pengayom masyarakat, yang menjaga keamanan
dan ketertiban.
“Harapan kami untuk Polri, agar bisa tetap jaya, profesional dan terus menjadi pengayom masyarakat,” jelasnya.
Komunitas sepedah yang berisikan masyarakat umum, personil TNI,
pekerja kantoran dan karyawan Wijaya Karya (Wika) yang sedang
mengerjakan pembangunan tol Serang-Panimbang, mengaku tidak mudah
menjaga keamanan di tengah masyarakat. Setidaknya hal itu yang dilihat
saat gowes dari pusat Kota Serang hingga Kabupaten Serang.
“Tadi kita di persimpangan jalan ikut di bantu oleh bapak polisi.
Hari ini kita ikut merasakan sulitnya menjaga Kamtibmas,” terangnya
