Iklan

Premi Naik, Banyak Peserta BPJS Kesehatan Ajukan Turun Kelas

Sabtu, 30 November 2019, November 30, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:06Z


SERANG, (KB).- Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Serang mengungkapkan, menjelang akhir 2019 banyak peserta BPJS Kesehatan di kabupaten/kota Serang memilih turun kelas. Hal tersebut berkaitan dengan adanya kenaikan premi BPJS Kesehatan tahun depan.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Serang Sofyeni mengatakan, peserta yang ada di kabupaten/kota Serang hampir setiap hari mengajukan untuk pindah kelas. Hal tersebut, karena adanya penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dan mulai berlaku per 1 Januari 2020.
“Di kabupaten/kota Serang setiap hari warganya mengajukan untuk pindah kelas. Ada yang dari kelas I ke kelas II, ada juga kelas II ke kelas III dan kelas I ke kelas III,” katanya kepada wartawan, Jumat (29/11/2019).
Namun, hingga saat ini, pihaknya belum mendata jumlah pasti peserta yang mengajukan untuk pindah kelas tersebut. Hanya saja, dia menuturkan, hampir setiap hari peserta melakukan pengajuan pindah kelas.
“Jumlahnya belum tahu berapa, karena belum dihitung. Tapi yang pasti setiap hari ada saja yang mengajukan,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya tidak keberatan dengan adanya pengajuan pindah kelas oleh para peserta tersebut. Namun, hal tersebut tentunya harus sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Salah satunya, bagi peserta yang mengajukan untuk pindah kelas, yaitu peserta yang sudah aktif selama satu tahun dan tidak memiliki tunggakan.
“Boleh-boleh saja, karena itu hak mereka. Ketentuannya ya mereka harus menjadi peserta selama satu tahun dan tidak memiliki tunggakan,” ucapnya.
Sementara, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Banten, Kalimantan Barat, dan Lampung Fachrurrazi menuturkan, dengan adanya persoalan tersebut, maka pemerintah daerah (pemda) juga diminta untuk membantu mendorong rumah sakit (RS) baik swasta maupun milik daerah untuk mempersiapkan fasilitas atau penunjang RS.
Salah satunya dengan pemenuhan ruang rawat inap dan lainnya. Termasuk untuk kebutuhan RS, seperti di wilayah Serang Timur yang dinilai belum memadai untuk kebutuhan RS.
“Di wilayah Serang Timur itu cuma baru satu RS. Itu wilayah Kabupaten Serang, dengan jumlah penduduk yang banyak harusnya jumlah RS di wilayah sana juga lebih dari satu atau dua,” tuturnya.
Komentar

Tampilkan

  • Premi Naik, Banyak Peserta BPJS Kesehatan Ajukan Turun Kelas
  • 0

Terkini

Topik Populer