Iklan

Golkar Tetap Dorong Pilpres Secara Langsung

Kamis, 28 November 2019, November 28, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:17Z
 
JAKARTA – Partai Golkar tetap mendorong pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) dilaksanakan secara langsung. Pilpres secara langsung ini merupakan semangat reformasi dan sebagai bentuk pengejawantahan dari kedaulatan rakyat.
“Karena Partai Golkar yang memiliki paradigma baru reformasi, kita konsisten mendorong agar pemilihan presiden tetap dipilih oleh rakyat,” tegas Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menjawab wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Seperti diketahui, saat ini sedang mengemuka usulan pemilihan presiden dilakukan secara tidak langsung. Baru-baru ini PB NU mengusulkan, pemilihannya itu dikembalikan melalui Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR) RI.
Soal usulan PB NU ini, Syadzily mengatakan, setiap organisasi punya pandangan sendiri-sendiri.
“Itu kita serahkan ke PB NU,” ujarnya.
Lebih lanjut Syadzily mengemukakan, harus dicarikan solusinya jika ada anggapan pemilihan presiden dan wakil presiden terlalu mahal biaya politiknya. Dicari solusi agar biaya politik tidak mahal, tetapi kedaulatan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi tetap ada pada rakyat. Karena kata dia, suara rakyat adalah suara Tuhan itu betul betul bisa dijalankan dalam kehidupan demokrasi kita.
“Jadi kita harus cari cara. Dan saya kira kita sudah empat kali, lima kali pilpres secara langsung, dan kita sudah berkali-kali memilih presiden terbaik untuk bangsa indonesia. Jangan sampai menimbulkan kemunduran bagi demokrasi kita,” imbuhnya.
Menjawab pertanyaan, anggota DPR ini menyatakan Pandangan Partai Golkar, jangan sampai rakyat kecewa terhadap pilihan politik dan kebijakan politik yang dikeluarkan oleh MPR. Dia mengutip hasil berbagai lembaga survei, yang menyatakan, bahwa 85 persen bahkan sampai 90 persen, rakyat menginginkan tetap presiden dipilih langsung oleh rakyat.
Komentar

Tampilkan

  • Golkar Tetap Dorong Pilpres Secara Langsung
  • 0

Terkini

Topik Populer