![]() |
| Warga Kampung Koceak minta pasokan air bersih |
TANGSEL-Pemukiman penduduk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang kesulitan
air bersih titiknya bertambah. Meski demikian Badan Penanggulangan
Bencana Daerah setempat belum menganggap sebagai darurat bencana.
Demikian diungkapkan Kepala Seksi Mitigasi BPBD Kota Tangsel, Essa
Nugraha ditemui kabar6.com di kantornya, Selasa (24/9/2019). “Yang
tadinya ada dua titik saat ini sudah empat titik,” ungkapnya.
Ia memaparkan, sebaran titik krisis air bersih antara lain di
pemukiman Pesona Serpong, Kampung Koceak, Kampung Sengkol dan Citra
Pesona Serpong. Semuanya terletak di Kecamatan Setu.
Essa jelaskan, fenomena alam kemarau dapat ditingkatkan status menjadi bencana jika telah menimbulkan dampak signifikan.
Tetapi selama definisi bencana tentang adanya korban jiwa, kerugian
materil atau sesuatu yang menghambat kehidupan manusia itu belum
terpenuhi sampai saat ini, lanjutnya, maka belum bisa kekeringan ini
menjadi definisi bencana.
“Paling yang memenuhi Tangsel krisis air bersih. Titiknya benar meluas,” papar Essa.
Menurutnya, jika ada pihak yang bisa kasih data atau informasi
keberadaan tentang petani anggrek, UKM jamur dan lain sebagainya yang
mati akibat kekeringan itu segera ditindaklanjuti.
“Baru kita komunikasi dengan teman-teman OPD lainnya baru statusnya
ditingkatkan menjadi siaga atau tanggap darurat bencana kekeringan,”
tambah Essa
