Iklan

Ingin ke Negeri di Atas Awan? Gubernur Banten: Sabar, Tunggu Infrastruktur Rampung

Senin, 23 September 2019, September 23, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:33Z


SERANG – Menanggapi tingginya antusiasme wisatawan Negeri di Atas Awan (NDA), Gubernur Banten Wahidin Halim menginstruksikan jajarannya agar menyegerakan pembangunan fasilitas umum, parkir, area foto, dan berbagai fasilitas pengamanan di lokasi tersebut untuk menunjang aktivitas pengunjung.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Lebak agar ada imbauan kepada pengunjung bahwa lokasi tersebut masih dalam tahap pembangunan infrastruktur baik jalan maupun sarana penunjang lainnya. Ini sebagai langkah antisipasi menghindari hal yang tidak diinginkan,” ungkap Wahidin Halim.
Gubernur juga mengimbau masyarakat agar bersabar setelah pembagunan infrastruktur selesai dilaksanakan. Bagi yang akan berkunjung ke sana memang harus mengetahui informasi secara jelas dan perlu memahami secara rinci jika Negeri di Atas Awan merupakan area yang baru terbuka dengan berbagai fasilitas wisata yang masih minim dan hanya dikelola secara lokal oleh warga setempat.
“Sehingga, perlu benar-benar prepare segala perbekalan sebelum berangkat menuju NDA, apalagi jika membawa balita, terutama bagi yang ingin melihat sunrise pada pagi hari dan harus menginap di tenda-tenda yang disediakan warga karena belum ada penginapan atau cottage,” jelasnya.
Lantaran kekuatan media sosial yang terus menampilkan wisata Negeri di Atas Awan (NDA), Citorek, Lebak, menyebabkan antusiasme masyarakat untuk berkunjung dan melihat langsung destinasi wisata baru di Banten itu semakin hari semakin bertambah. Kendati hingga saat ini Gubernur Banten Wahidin Halim tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur dan penyediaan sejumlah fasilitas pendukung, namun melebihi animo masyarakat untuk berbondong-bondong merasakan langsung suasana wisata alam NDA yang tidak semua daerah di Indonesia memilikinya.
“Saya bersyukur sekaligus bangga bahwa destinasi wisata baru ini banyak diminati masyarakat. Akan tetapi, masyarakat ada baiknya mendapatkan informasi akurat bahwa tempat itu masih baru dan belum dilengkapi banyak fasilitas, baru sebatas dikelola warga setempat. Sehingga, jika ingin kesana harus mempersiapkan perbekalan dengan baik,” jelas Gubernur.
Gubernur mengaku terkejut dan tidak menyangka bahwa antusiasme masyarakat semakin meningkat dengan cepat. Saat ini, pembangunan jalan beton yang melewati wilayah tersebut baru mencapai dusun Ciusul, desa Citorek Kidul dan jalan menuju puncak masih dalam tahap pengerasan. Oleh karenanya, Gubernur mengimbau agar pengunjung dapat lebih berhati-hati melintasi jalur yang masih dalam proses pembangunan tersebut.
Gubernur menjelaskan, kawasan wisata NDA berada tepat di bawah kaki Gunung Halimun-Salak. Sementara, pembangunan ruas jalan menuju Citorek merupakan jalan yang menghubungkan Lebak wilayah utara dan Lebak Selatan, sehingga dapat memudahkan akses warga setempat ke berbagai daerah lantaran hampir berbatasan dengan Bogor, Jawa Barat.
Untuk jalan Cipanas-Warung Banten yang membelah gunung bekas pertambangan emas PT Antam Cikotok tersebut sebelumnya merupakan jalan yang dimiliki PT. Antam, yang sejak tidak beroperasi menyerahkan asetnya kepada Provinsi Banten.
“Negeri di Atas Awan ini memang tidak seperti wisata Dieng yang harus berjalan kaki menuju puncak agar dapat menikmati sunrise dan awan. Tapi NDA merupakan wilayah lintas Alam, di mana kita bisa menikmati sunrise dan gumpalan awan dengan tetap berada di dalam mobil saat melintas, ibarat kita sedang berada di dalam pesawat terbang yang sedang mengudara. Dan sebelum menuju puncak gumpalan awan kita melewati satu wilayah yang tertutup kabut dan jika pada siang hari nya dapat terlihat dari puncak saat awan menghilang,” paparnya.Gubernur menambahkan, bagi yang tetap penasaran ingin mengunjungi wisata Negeri di Atas Awan, Citorek Kidul, Lebak saat ini, diharapakan untuk tidak terlalu berekspektasi lebih karena kondisi destinasi ini baru sebatas “instagramable“, dan merupakan lintas wisata alam yang dapat dicapai dari Tangerang ataupun Serang selama kurang lebih 4 jam.
Komentar

Tampilkan

  • Ingin ke Negeri di Atas Awan? Gubernur Banten: Sabar, Tunggu Infrastruktur Rampung
  • 0

Terkini

Topik Populer