Iklan

Odong-Odong Rombongan PAUD Terguling, Puluhan Orang Luka-luka

Jumat, 27 September 2019, September 27, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:09Z


SERANG,(KB).- Satu unit odong-odong yang mengangkut 29 orang yang teridiri atas murid serta orang tua dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) At Taqwa dari Desa Pancaregang Kecamatan Tunjung Teja, terguling di tanjakan Pasir Menyan, Kampung Ciawi Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal, Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibatnya, puluhan orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi, odong-odong yang dikendarai Taryono, warga Desa Bentar, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes tersebut, terguling karena tak kuat menanjak. Mobil odong-odong jenis pikap bernomor polisi D 8068 VS tersebut, disewa PAUD AT Taqwa untuk berwisata ke Taman Mahkota Ratu di Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal.
Perjalanan dari PAUD dimulai sekitar pukul 09.30 menuju lokasi. Sekitar pukul 10.30 WIB odong-odong tersebut meninggalkan lokasi objek wisata dan menuju pulang ke PAUD. Namun dalam perjalanan, odong-odong terguling di Tanjakan Pasir Menyan, Kampung Ciawi,
Kepala Desa Sukaratu Kecamatan Cikeusal Irman Supriatman mengatakan, peristiwa nahas itu bermula saat odong-odong tersebut berwisata ke taman mahkota ratu di Desa Sukaratu. Namun sepulang dari berwisata, kendaraan tersebut tidak sanggup menanjak dan akhirnya terguling.
“Iya itu sudah diingatkan sama pengelola (taman mahkota ratu) juga, termasuk ibu guru PAUD suruh turun jangan dipaksakan. Tapi pihak odong-odong kekeuh bae dan enggak kuat nanjak. Selip terus mundur lagi. Akhirnya terbanting juga karena beban lebih,” ujarnya kepada Kabar Banten.
Irman menjelaskan, odong-odong tersebut baru kali pertama membawa anak-anak yang hendak berwisata. Pihak odong-odong, juga tidak melakukan komunikasi dengan pengelola taman sebelum datang. “Itu baru kali ini, ngedadak,” ucapnya.
Akibat peristiwa itu, kata dia, sekitar puluhan korban mengalami luka-luka. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Cikeusal untuk mendapatkan perawatan medis. “Masih rame tadi juga di puskesmas. Itu sekolah PAUD dari Tunjung teja. Sudah sering (anak anak wisata ke taman mahkota ratu) tapi baru ini pakai odong-odong,” katanya.
Kepala Puskesmas Cikeusal Dwi Joko mengatakan, pada peristiwa itu ada 29 penumpang yang mengalami luka-luka. Semuanya mengalami luka ringan seperti lecet, robek dan luka di kepala. “Semua sudah ditangani, ada yang dijait. Tapi enggak ada yang parah hanya robek di kepala dan dijait,” ujarnya.
Joko mengatakan, untuk saat ini semua korban sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Dari korban tersebut bukan hanya anak-anak tapi ada juga ibu ibu. “Waduh saya enggak tahu (berapa anak berapa ibu-ibu. Tapi alhamdulillah sudah diizinkan pulang. Tadi Pak Kapolsek sama pak Camat juga sudah kesini,” ucapnya.
Kapolsek Cikeusal AKP Mulyanto mengatakan, mobil odong-odong tersebut dikendarai oleh Tarjono yang tinggal di Cibadak, Kabupaten Lebak. Saat ini pengendara masih diperiksa oleh Polres Serang. “Sementara pemilik diamankan, kasusnya ditangani lakalantas Polres Serang untuk dimintai keterangan, mobil juga diamankan,” ujarnya.
Komentar

Tampilkan

  • Odong-Odong Rombongan PAUD Terguling, Puluhan Orang Luka-luka
  • 0

Terkini

Topik Populer