![]() |
| Jalan depan Gedung DPR dibuka. |
JAKARTA-Mahasiwa mulai membubarkan diri dari depan Gedung DPR/MPR. Situasi di depan gedung parlemen, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta tampak lengang.
Pantauan Liputan6.com, jumlah mahasiswa yang berada di Kompleks
DPR/MPR terus berkurang. Meski, masih ada beberapa mahasiswa yang
duduk-duduk di rerumputan dekat gerbang utama.
Sementara itu, polisi telah membuka jalur trans Jakarta untuk dilalui kendaraan. Sedangkan akses jalan utama masih ditutup kendaraan taktis.
Ketua BEM UI, Manik Marganemahendra ditemani Ketua BEM Trisaksi
berdiri di atas mobil komando. Dia mengatakan sudah berkoordinasi dengan
polisi. Menurutnya, mahasiswa diizinkan menginap di sekitar Kompleks
DPR/MPR. Asalkan, tetap memakai almamater dan tidak membuat kegaduhan.
"Teman-teman semua di sini jika teman-teman masih ingin menjaga dan
mengawal DPR dipersilakan untuk standby untuk tetap berada di sini
bermalam di sini. Tapi dengan ketentuan agar teman-teman tetap
menggunakan almamaternya sehingga teman-teman tidak ada penyusup," kata
Manik di lokasi, Senin (23/9).
"Kemudian mengingatkan jika ada dari teman-teman semua yang ada
merasa kelelahan dipersilakan untuk kembali ke kampusnya kembali ke
rumahnya. Karena agenda kita esok hari masih lebih besar," ujarnya.
Mahasiswa pun mulai membubarkan diri setelah mendengarkan arahan dari Ketua BEM UI.
Di tempat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombespol Harry
Kurniawan mempersilakan mahasiswa bertahan. Hanya saja jangan di tengah
jalan. "Kita imbau saja baik-baik. Sebab pelan-pelan sudah dibuka," ucap
dia.
Aksi unjuk rasa menyisakan sampah. Sisa-sisa botol air mineral
berserakkan di jalanan. Belum terlihat satu petugas kebersihan yang
berada di lokasi.
