SERANG – Walikota Serang Syafrudin menginginkan
adanya pembatasan untuk angkot yang berasal dari luar Kota Serang. Sebab
banyak keluhan dari masyarakat, agar Pemerintah Kota Serang dapat
mengendalikan trayek angkot yang beroperasi di dalam kota.
“Semestinya Kota Serang ini punya terminal tipe B yang dikelola oleh
Pemerintah Provinsi. Jadi di perbatasan-perbatasan Kota itu ada terminal
tipe B nya,” ujarnya, Senin (9/9/2019).
Menurutnya, dengan adanya terminal tipe B di setiap perbatasan, dapat
menjadi pengendali angkot-angkot yang berasal dari luar Kota Serang,
supaya tidak lagi masuk ke Kota Serang.
“Kalau sudah ada terminal tipe B, angkot dari luar itu tidak harus
masuk ke Rau. Jadi mereka cukup sampai terminal tipe B di perbatasan
itu. Cuman kita kan belum ada nih,” ujarnya.
Syafrudin pun mengaku, pihaknya akan membuka komunikasi dengan
Pemerintah Provinsi, agar dapat dibangun terminal tipe B di setiap
perbatasan.
“Ya mudah-mudahan nanti kami Pemerintah Kota Serang akan mengajukan ke Provinsi, untuk bisa membuat terminal tipe B,” jelasnya.
Rencananya, ia akan mengajukan beberapa lokasi untuk didirikan terminal tipe B.
Rencananya, ia akan mengajukan beberapa lokasi untuk didirikan terminal tipe B.
“Rencananya itu di perbatasan seperti di Palima untuk dari arah
Pandeglang, lalu Kalodran atau Taman untuk yang dari arah Cilegon,”
ujarnya.
