JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan kursi dan calon anggota
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terpilih dalam
pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019. Salah satu yang ditetapkan
adalah Alex Noerdin dari Partai Golkar yang terpilih dari daerah
pemilihan (dapil) Sumatera Selatan (Sumsel) II dengan perolehan 145.622
suara.
Kabar ini tentunya disambut gembira oleh masyarakat Sumsel khususnya
di dapil tersebut. Sontak, harapan pun muncul dari banyak kalangan mulai
akademisi, aktivis, hingga masyarakat. Mereka berharap kiprah Alex
Noerdin di DPR RI bisa melampaui capaian semasa memimpin Bumi Sriwijaya.
Diketahui, Alex Noerdin menjadi Gubernur Sumsel dua periode.
“Hari ini kita sangat bersyukur, KPU telah resmi menetapkan 575
anggota legislatif terpilih yang salah satunya beliau (Alex Noerdin,
red). Tak terlepas dari sosoknya yang sudah benar-benar mengakar di
Sumsel. Sehingga sambutan masyarakat tiap beliau turun berkampanye
sangat luar biasa,” tutur Direktur Eksekutif Lintas Politika Indonesia,
Kemas Khoirul Mukhlis kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu
(31/8/2019).
Mukhlis menambahkan, perolehan suara Alex Noerdin dalam Pemilu lalu
terbanyak di antara semua calon terpilih se-Sumsel. Hal tersebut tak
terlepas kerja keras beliau selama memimpin Sumsel 10 tahun terakhir
yang memiliki banyak prestasi dan melekat di hati masyarakat.
Terpisah, pengamat politik Ardyan Saptawan mengungkapkan. prestasi
caleg di masa lalu dan pendekatan kampanye yang tepat menjadi hal sangat
berkesan pada pemikiran pemilih. “Selamat kepada Bapak Alex Noerdin
yang terpilih menjadi anggota DPR RI perode 2019-2024. Pilihan rakyat
tentu tidak terbatas pada dikenalnya caleg, melainkan juga pada prestasi
caleg selama ini,” tutur Ardiyan.
Menurut akademisi Universitas Sriwijaya ini, dalam pemilu serentak
yang ongkos politik sangat tinggi seperti saat ini dan banyaknya caleg
yang muncul dengan cara pendekatan variatif membuat para pemilih bingung
menentukan pilihannya. Bersamaan hal tersebut secara individual pemilih
juga ingin ada jaminan bahwa melalui meilih caleg yang tepat maka masa
depannya akan lebih baik dari saat ini.
“Demikian halnya dengan Bapak Alex Noerdin, selama beliau menjadi
pejabat mulai dari Bupati Musi Banyuasin dilanjutkan sebagai Gubernur
Sumsel sampai 2018 telah banyak menorehkan prestasi fenomenal bagi
Sumsel sehingga hal tersebut sangat diingat oleh para pemilih dengan
baik,” ujar Ardiyan.
Terpilihnya Alex Noerdin, tambah Ardiyan, menjadi salah satu caleg
adalah wujud apresiasi masyarakat Sumsel sekaligus mengamanahkan
kepadanya untuk sukses memperjuangkan aspirasi mereka dalam kebijakan
Negara nantinya.
Sementara itu, aktivis Muhammadiyah Muara Enim Tahta Al Djamaz
berharap Alex Noerdin dapat menjalankan tugas nantinya sebagai
legislator yang dapat membawa kesejahteraan di Sumsel khususnya.
“Saya sudah lama mengagumi beliau. Alex Noerdin merupakan sosok
peradaban Sumsel. Bagaimana tidak, dulu Sumsel merupakan provinsi yang
tidak terkenal sampai kemudian dipimpin beliau selama dua periode
menjadi provinsi yang terdepan dan terkenal bahkan sampai mendunia,”
tutur Tahta.
Tahta yakin Alex Noerdin mampu memberikan konstribusi positif bagi
Sumsel. Jadinya sosok Alex Noerdin sebagai legislator yang berasal dari
Sumsel akan memberikan nilai lebih bagi masyarakat.
