Iklan

Antisipasi Kekeringan di Banten, Dua Bendungan Segera Dioperasikan

Jumat, 05 Juli 2019, Juli 05, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:00Z


SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera mengoperasikan dua bendungan raksasa untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan yang mengancam sejumlah wilayah di Provinsi Banten.
Kedua bendungan yang terdiri dari Waduk Karian di Kabupaten Lebak dan Waduk Sindangheula di Kabupaten Serang itu, rencananya bisa dihidupkan pada 2020.
Kepala Biro Bina Infrastruktur dan SDA Setda Provinsi Banten Nana Suryana menyatakan, pembangunan konstruksi untuk Waduk Karian saat ini sudah mencapai 70 persen.
Bendungan itu ditarget bisa langsung beroperasi pada tahun depan. Rencananya, bendungan tersebut akan mengairi wilayah Lebak, Tangerang, dan Jakarta melalui Karian-Serpong Conveyance System (KSCS).
“Progres konstruksi fisik untuk Waduk Karian sudah 70 persen. Target kita, tahun 2020 sudah bisa impounding (pengisian awal bendungan) untuk pengairannya,” kata Nana saat ditemui para awak media di ruang kerjanya, Jumat (5/7/2019).
Meskipun demikian, Nana mengakui bahwa progres pembangunan Waduk Karian hingga kini masih terkendala oleh sejumlah pembebasan lahan yang belum selesai. Di antaranya, pembebasan untuk banyaknya tanah wakaf di sekitar bendungan, lahan kehutanan dan adanya kuburan keramat.
“Di situ juga masih ada tapak sutet yang belum dialihkan. Sebetulnya kalau itu (tapak sutet) sudah dialihkan, terus konstruksinya sudah selesai, bisa langsung impounding. Belum lagi banyak tanah-tanah yang sampai sekarang masih ada perdebatan. Tapi, kita targetkan supaya itu bisa segera diselesaikan,” ujarnya.
Jika Waduk Karian sudah beroperasi, Nana mengatakan, salah satu program dari proyek strategis nasional (PSN) itu bisa efektif untuk mencegah musim kekeringan dan banjir di wilayah Banten. Khususnya, untuk wilayah Lebak dan Tangerang.
“Kalau sudah semuanya infonding, itu bisa untuk mengantisipasi banjir dan kekeringan selain buat lahan-lahan persawahan yah. Nanti kan, hulunya juga nyambung ke Sungai Ciujung. Itu juga buat pengendalian banjir di wilayah Serang,” tuturnya.
Sudah 100 persen
Satu bendungan raksasa lainnya di Banten yang siap dioperasikan pada 2020 adalah Waduk Sindangheula di Kabupaten Serang. Progres pembangunan fisik untuk bendungan itu sudah tidak memiliki masalah apapun karena sudah mencapai 100 persen.
“Konstruksi fisiknya (untuk Waduk Sindangheula) sudah 100 persen. Paling ada beberapa lahan yang belum terbayar, itu masih dalam tahap konsinyasi. Artinya, sesuai dengan peraturan, nanti tinggal di pengadilan saja penentuan harga lahannya,” tutur Nana.
Dia mengatakan, Waduk Sindangheula akan berfungsi untuk mengaliri sejumlah wilayah di Kabupaten/Kota Serang dan Kota Cilegon. Meskipun awalnya bendungan ini bisa ditarget beroperasi pada 2019, namun hal itu tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap rencana PSN.
“Target awalnya, sebetulnya 2019. Tapi, mungkin nanti selesainya 2020 lah bisa beroperasi. Sampai saat ini, pembangunannya sudah tidak masalah karena sudah 100 persen. Tinggal nunggu yang konsinyasi saja,” ujar Nana.
Diketahui, pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak membutuhkan lahan setidaknya seluas 2.226 hektare. Waduk ini bisa memiliki daya tampung air mencapai314,7 juta meter kubik, dan kapasitas efektif sebesar 207,5 juta meter kubik.
Untuk pengoperasiannya, waduk ini akan dibagi terhadap 9,1 meter kubik/detik air untuk kebutuhan rumah tangga, kota, dan industri di Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan DKI Jakarta. Kemudian, 5,5 meter kubik/detik air untuk kebutuhan air perumahan, kota, dan industri Kota Cilegon serta Kabupaten Serang sebesar 5,5 meter kubik/detik.
Nilai kontrak konstruksi pembangunan Waduk Karian ini adalah Rp 1,070 triliun. Luasan total kebutuhan lahan kurang lebih 2.226,44 hektare yang dikerjakan oleh PT Daelim Industrial Co Ltd, PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, Supervisi oleh PT Korea Rural Community Corporation dalam konsorsium bersama Korea Rural Engineering Consultant Corp dan PT Indra Karya-PT Wiratman-PT Mettana.
Sementara, untuk Waduk Sindangheula telah menelan lahan seluas 155 hektare. Rencananya, waduk ini akan memiliki daya tampung efektif mencapai 8.993.826 meter kubik dengan luas area genangannya saat normal mencapai 129 hektare.
Komentar

Tampilkan

  • Antisipasi Kekeringan di Banten, Dua Bendungan Segera Dioperasikan
  • 0

Terkini

Topik Populer